BERLIN, KOMPAS.TV — Sebuah drone yang membawa bahan peledak ditemukan di Bandara Leipzig/Halle, Jerman, Rabu (5/8/2026). Perangkat tersebut kemudian berhasil dijinakkan.
Pejabat keamanan tertinggi negara itu menyebut insiden ini menunjukkan adanya bahaya baru.
Kedua landasan pacu di pusat utama angkutan kargo udara bandara tersebut ditutup dan sejumlah penerbangan dialihkan ke bandara lain.
Sebelumnya, sebuah benda terbang terlihat di dekat lokasi kejadian sesaat sebelum tengah malam pada hari Selasa.
Sebuah robot penjinak bom dikerahkan untuk memeriksa benda yang berada di dekat landasan pacu selatan.
Kepolisian daerah dan jaksa penuntut kemudian menyatakan bahwa seorang karyawan bandara menemukan drone di dekat landasan pacu selatan bandara.
Drone itu dilengkapi dengan perangkat peledak yang belum diketahui jenisnya, dan benda tersebut sedang diperiksa oleh polisi. Mereka kemudian melepas detonator pada perangkat tersebut.
Baca Juga: Drone yang Bawa Bahan Peledak Serang Irak, di Kota Tempat Pasukan AS Ditempatkan
“Fakta bahwa drone itu membawa bahan peledak merupakan kualitas bahaya yang baru," ujar Menteri Dalam Negeri Jerman Alexander Dobrindt kepada para wartawan di bandara.
"Penampakan drone dan ancaman drone, termasuk dalam konteks hibrida, adalah hal yang sudah kita kenal sebelumnya," ucapnya.
"Namun, keberadaan drone yang dipersenjatai bahan peledak di sebuah bandara merupakan skenario ancaman yang baru," ujar Dobrindt seperti dikutip dari The Associated Press.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Associated Press
- drone peledak
- bandara leipzig
- bahan peledak
- penghentian penerbangan






Komentar (0)