Pantau - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memfasilitasi 12 peserta dari negara-negara ASEAN melalui Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI/Indonesian Arts and Culture Scholarship atau IACS) 2026 guna memperkuat persahabatan kawasan melalui seni, budaya, dan pertukaran antar-masyarakat.
Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar Heru Hartanto Subolo, menyampaikan bahwa tema BSBI tahun ini adalah Celebrating Cultural Strength, Inspiring Global Youth.
Heru mengatakan bahwa tema tersebut mengingatkan bahwa budaya bukan hanya menjadi sumber kepercayaan diri suatu bangsa, tetapi juga merupakan kekuatan yang mampu menghubungkan masyarakat melampaui batas-batas negara.
Ia mengungkapkan, "Dengan merayakan kekuatan budaya Indonesia, kita menghargai nilai-nilai, kreativitas, keberagaman, serta tradisi hidup yang membentuk jati diri bangsa."
BSBI Telah Menjangkau 85 NegaraDirektur Diplomasi Publik Ani Nigeriawati selaku Ketua Panitia BSBI 2026 menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan penyelenggaraan BSBI yang ke-22 sejak pertama kali diinisiasi pada 2003.
Ani menjelaskan bahwa selama lebih dari dua dekade penyelenggaraan, BSBI telah memiliki 1.081 alumni yang berasal dari 85 negara.
Ia menambahkan bahwa program tersebut berkembang menjadi salah satu platform penting diplomasi publik Indonesia yang berperan mempererat hubungan antar-masyarakat melalui seni dan budaya.
Peserta BSBI 2026 berasal dari sembilan negara ASEAN, yakni Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam.
Ani berharap para peserta semakin mengenal dan mengapresiasi kekayaan serta keberagaman budaya Indonesia, sekaligus memperkuat persahabatan, meningkatkan saling pengertian, dan memperkuat kerja sama di kawasan ASEAN.
Ia mengatakan, "Kami percaya bahwa interaksi langsung melalui seni dan budaya akan mempererat hubungan antar-masyarakat serta memperkuat rasa kebersamaan sebagai bagian dari komunitas ASEAN."
UNJ Kembali Menjadi Pelaksana ProgramUniversitas Negeri Jakarta kembali dipercaya sebagai implementing agency penyelenggara BSBI tahun 2026.
UNJ menyelenggarakan program pembelajaran yang memadukan pendidikan seni, pendidikan budaya, pembelajaran Bahasa Indonesia, serta pengalaman hidup bersama masyarakat.
Kurikulum program dirancang secara komprehensif untuk memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh kepada para peserta.
Selama kurang lebih 45 hari, peserta akan mengikuti berbagai lokakarya seni dan budaya, pembelajaran Bahasa Indonesia, kunjungan budaya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta interaksi langsung dengan komunitas lokal.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat mengenal keberagaman budaya Indonesia melalui pengalaman yang bersifat akademik, praktis, dan partisipatif.





Komentar (0)