Polisi Bongkar Kasus Pabrik Miras Ilegal di Bogor, 1 Orang Ditangkap

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polsek Cileungsi membongkar kasus minuman keras (miras) ilegal yang diracik di sebuah rumah di Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam pengungkapan kasus itu, polisi mengamankan pria berinisial M beserta barang bukti ratusan miras ilegal siap edar dan bahan pembuatannya.

Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan M ketika hendak memasok miras ke sejumlah penjual di wilayah Gandoang, Cileungsi, pada Jumat (31/7).

"Saat ditangkap, pelaku menggunakan sebuah mobil yang membawa sekitar 10 dus berisi kurang lebih 240 botol arak bali siap edar. Rencananya minuman ini akan dikirim ke penjual di Cileungsi," kata Edison dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Baca juga: Polisi Masih Buru Pelaku Penganiayaan dan Paksa Onani Pria di Tangerang

Polisi kemudian menggeledah gudang yang dijadikan tempat menyimpan sekaligus meracik miras di Desa Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja. Pelaku M mengaku meracik sendiri dan memasok miras buatannya ke sejumlah penjual di Kabupaten Bogor.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku meracik sendiri minuman tersebut di rumahnya. Bahan biang miras dikirim dari Jawa Timur, kemudian dicampur dengan air mineral isi ulang, sehingga menjadi minuman siap edar. Pelaku juga membuat sendiri label atau stiker arak bali untuk kemasan," ucapnya.

Barang bukti yang ditemukan dari pabrik miras ilegal itu di antaranya 1.308 botol ciu ukuran 1.500 dan 600 mililiter, 39 jeriken ukuran 30 liter berisi biang arak bali, 46 botol arak bali siap edar, 190 botol kosong, serta tutup botol dan stiker kemasan arak bali. Miras racikan M dijual dengan harga antara Rp 10-20 ribu.

"Minuman tersebut dijual dengan harga sekitar Rp 10 ribu ukuran kecil dan Rp 20 ribu untuk ukuran besar. Diedarkannya di wilayah Cileungsi dan wilayah lain di Kabupaten Bogor," imbuhnya.

Baca juga: Curi Kosmetik hingga Mobil Mainan di Minimarket, Pria di Bogor Ditangkap




(sol/fas)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Trump: Selat Hormuz Akan Segera Dibuka
• 12 jam lalu
0
thumb
Wamendagri Ribka Ingatkan Pemda Papua: Salurkan Dana Otsus Tepat Sasaran
• 5 jam lalu
0
thumb
Kuningan Gempar! Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Sungai, Polisi Cari Pelaku
• 8 jam lalu
0
thumb
5 Berita Terpopuler: P3K Paruh Waktu Bakal Demo Besar, Beri Tenggat Agustus Ini, Pastikan Gaji PNS & PPPK Aman
• 17 jam lalu
0
thumb
Menkeu AS Berharap Selat Hormuz dapat Dibuka dalam Dua Hari
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.