Menkeu AS Berharap Selat Hormuz dapat Dibuka dalam Dua Hari

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Washington: Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengatakan bahwa pihaknya berharap bisa mencapai kesepakatan membuka kembali Selat Hormuz dalam dua hari ke depan.

“Ada kemungkinan kita akan mencapai kesepakatan dalam beberapa jam mendatang,” ujar Bessent, kepada CNBC yang dikutip dari Channel News Asia, Rabu 5 Agustus 2026.

Berbicara dari Gedung Putih pada hari Senin, Trump mempertahankan kombinasi sikap yang kini sudah lazim, yakni optimisme terhadap diplomasi sekaligus ancaman keras, dengan memperingatkan bahwa ini adalah "kesempatan terakhir Iran sebelum kehancuran total".

Teheran dan Washington telah terlibat perang sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan mendadak terhadap Iran. Meskipun ada gencatan senjata dan kesepakatan awal dalam beberapa bulan setelahnya, upaya diplomasi gagal mengakhiri konflik tersebut.

Menyoroti betapa rapuhnya situasi ini, seorang awak kapal dilaporkan hilang pada hari Selasa setelah kapal dagang yang mereka tumpangi terkena proyektil di Selat Hormuz, yang menyebabkan kebakaran di area akomodasi kapal.

Selat Hormuz, jalur utama pasokan minyak dan gas global, telah menjadi pemicu berulangnya kembali pertempuran.

Iran ingin mempertahankan kendali dan memungut biaya lintas di selat tersebut—wewenang yang tidak mereka terapkan sebelum perang dan ditentang keras oleh AS.

Dalam pola yang kini menjadi kebiasaan, pekan lalu Trump mengancam akan menyerang Iran "dengan sangat keras" -yang berpotensi menyasar infrastruktur sipil,- namun kemudian menarik kembali ancaman tersebut sembari mengisyaratkan bahwa kesepakatan sudah dekat.

Namun, kementerian luar negeri Iran membantah adanya negosiasi dengan Washington, bahkan ketika Trump bersikeras bahwa negosiasi tersebut sedang berlangsung "saat ini juga".

Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan pada Selasa bahwa Amerika Serikat terlibat dalam negosiasi antara Oman dan Iran mengenai peningkatan lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz.

"Sudah ada kemajuan dalam pembicaraan tersebut, namun belum ada hasil final. Kami berharap hal itu akan segera terwujud," ujar Rubio kepada para wartawan.

Penutupan Selat Hormuz telah mengguncang pasar global, dan harapan akan pembukaannya kembali mendorong harga minyak mentah acuan Brent North Sea turun hampir lima persen menjadi USD79,69 per barel pada hari Selasa. Sepakat atau menyerah Qatar, yang telah memediasi perundingan, menyatakan bahwa upaya diplomatik masih berlangsung namun tidak ada rencana pembicaraan langsung antara Iran dan AS.

Pemimpinnya, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, berbicara melalui telepon dengan Trump pada hari Selasa; pihak istana emir menyatakan bahwa mereka membahas "upaya untuk meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran serta mendekatkan kedua belah pihak".

Trump sebelumnya mengatakan ia berharap sudah mengetahui perkembangan perundingan pada hari Selasa, "bagaimanapun hasilnya", namun menegaskan bahwa "hal itu tidak terlalu rumit".

Tujuan diplomatik Washington mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan denuklirisasi Iran—proses yang menurut Trump mungkin "memakan waktu agak lama".

Presiden tersebut sebelumnya menyebut Teheran "bermuka dua" karena menyatakan tidak sedang bernegosiasi, serta menambahkan di media sosial bahwa blokade balasan AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap diberlakukan "kecuali jika Kesepakatan, atau Penyerahan Diri Total, tercapai".

Setelah lebih dari lima bulan perang yang telah menelan biaya miliaran dolar bagi Washington, Iran masih mampu meluncurkan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke sasaran-sasaran AS dan sekutunya di kawasan tersebut, serta ke kapal-kapal komersial.

Pada Selasa pagi, badan keamanan maritim Inggris, UKMTO, melaporkan bahwa sebuah kapal kargo yang tidak disebutkan namanya terkena hantaman "proyektil tak dikenal" di Selat Hormuz, di lepas pantai Oman.

Iran terus menerapkan blokade efektif di selat tersebut dan bersikeras agar kapal-kapal berkoordinasi dengan pihaknya saat melintas.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
HUT ke-59 ASEAN Tahun 2026: Intip Sejarah, Tema dan Logo Resmi
• 23 jam lalu
0
thumb
Gubernur Bali dan Bupati Badung Temui Pramono, Pelajari Jurus Jakarta Cari Dana Pembangunan
• 19 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Persib vs Persija di Semifinal Piala Presiden 2026, Kick-off Jam 15.30 WIB
• 21 jam lalu
0
thumb
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan
• 20 jam lalu
0
thumb
#BeliLokal di Indonesia Fashion Week 2026: TikTok Shop by Tokopedia Perkuat Ekosistem Fesyen Lokal melalui Discovery Commerce
• 27 menit lalu
0
Berhasil disimpan.