Israel Gerebek Kamp Pengungsi Palestina di Tepi Barat, 20 Orang Ditangkap

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pasukan Israel menggerebek kamp pengungsian Palestina di Tepi Barat. Sebanyak 20 orang ditangkap tentara Israel dalam operasi tersebut.

Dilansir Al Jazeera, Rabu (5/8/2026), pasukan Israel meningkatkan intensitas penggerebekan di kamp-kamp pengungsi Tepi Barat. Operasi ini disebut untuk menggusur dan mengintimidasi warga Palestina.

Reporter Al Jazeera, Nida Ibrahim, melaporkan dari Qalandiya, Tepi Barat yang diduduki, mengatakan situasi menjadi semakin berbahaya bagi para jurnalis untuk berada di dalam kamp pengungsi Qalandiya. Seorang jurnalis yang sedang meliput operasi militer Israel pagi ini dipukuli oleh tentara Israel yang berjaga di lokasi tersebut.

Penggerebekan ini dimulai sekitar pukul 23.00 Selasa malam kemarin. Pasukan Israel terus mengerahkan lebih banyak personel ke dalam kamp pengungsi tersebut.

Mereka melakukan penangkapan sekaligus intimidasi terhadap warga. Reporter Al Jazeera melaporkan banyak pihak menilai bahwa intimidasi inilah tujuan utama dari penggerebekan-penggerebekan tersebut.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan telah memerintahkan militer untuk melancarkan penggerebekan di kamp pengungsi keempat. Langkah ini menyusul operasi serupa di tiga kamp pengungsi lainnya di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki.

Baca juga: Israel Gempur Lebanon Selatan, Tuduh Hizbullah Langgar Gencatan Senjata

Tiga lokasi itu sebelumnya telah digerebek dan dikepung oleh pasukan Israel, serta mengakibatkan penggusuran paksa terhadap warga Palestina di sana.

Nama kamp tersebut tidak diumumkan. Muncul pula keberatan dari sejumlah pejabat militer yang menyatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup personel untuk memasuki dan menduduki kamp-kamp tersebut. Situasi yang terjadi saat ini tampaknya merupakan bentuk intimidasi terhadap warga Palestina yang khawatir kamp mereka akan menjadi sasaran berikutnya.

Pihak Israel berdalih bahwa penggerebekan ini bertujuan menciptakan "keamanan yang lebih baik" dan menghadapi warga Palestina yang merencanakan serangan. Namun pada kenyataannya, tindakan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari eskalasi Israel di Tepi Barat yang diduduki, yang pada akhirnya bertujuan untuk terus menanamkan rasa takut dan memaksa warga meninggalkan tanah mereka.

Sementara dilansir AFP, wartawan AFP melihat sekitar belasan jip militer lapis baja memasuki kamp Qalandia. Aksesnya kini ditutup oleh tentara Israel bagi pers maupun warga, di wilayah Tepi Barat.

"Pasukan keamanan sedang beroperasi di area kamp Qalandia untuk menggagalkan aksi teror dan menangkap individu-individu yang dicari," kata seorang pejabat militer kepada AFP.

Badan Kementerian Pertahanan Israel, COGAT, yang menangani urusan sipil di wilayah Palestina, berdalih bahwa operasi berskala besar tersebut menargetkan "elemen teroris, infrastruktur teroris, serta kepemilikan dan perdagangan senjata".

"Kami tidak akan membiarkan kamp ini menjadi pusat terorisme atau tempat perlindungan bagi teroris dan penjahat, sama seperti kami tidak mengizinkan hal tersebut di kamp-kamp lain di seluruh Yudea dan Samaria," tambah pernyataan itu, menggunakan nama alkitabiah untuk Tepi Barat, wilayah yang diduduki Israel sejak 1967.

Mohammad Aslan, juru bicara komite yang mengelola urusan kamp Qalandia, mengatakan bahwa tentara Israel telah menangkap sedikitnya 20 orang dan menempatkan pasukan di atap sejumlah rumah di dalam kamp.

Baca juga: Trump Yakin Bisa Segera Berdamai dengan Iran




(lir/fas)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Empat Pemain Baru PSM Makassar Bakal Gabung di TC di Yogyakarta
• 4 jam lalu
0
thumb
Staf Bandara KLIA Diduga Bantu Kopilot yang Selundupkan Narkoba ke RI
• 22 jam lalu
0
thumb
Kejari Surabaya Tangkap Terpidana Penipuan Modal Usaha Rp10 Miliar setelah Buron Setahun
• 7 jam lalu
0
thumb
Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar Bongkar Dua Modus Penipuan Tiket Kapal
• 3 jam lalu
0
thumb
PGE Kejar Kapasitas 1 GW pada 2028, Siap Jadi Pemain Panas Bumi Terbesar Dunia
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.