Sejumlah pekerja mengolah sampah di Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).
PLTSa Bantar Gebang hadir sebagai proyek percontohan pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi Waste-to-Energy (WtE) berbasis termal untuk mengubah sampah menjadi energi listrik.
Setiap hari, PLTSa Bantar Gebang mengolah sekitar 100 ton sampah melalui teknologi insinerasi bersuhu 700-900 derajat Celsius untuk mengurangi volume sampah sekaligus memperpanjang usia operasional TPST Bantar Gebang.






Komentar (0)