JAKARTA, DISWAY.ID - Fenomena hujan meteor akan menghiasi langit pada Agustus 2026.
Hujan meteor menjadi salah satu fenomena astronomi yang banyak dinantikan karena bisa diamati langsung tanpa peralatan khusus.
Melansir dari NASA, hujan meteor adalah fenomena astronomi ketika Bumi melintasi kumpulan partikel debu dan batuan/meteoroid di luar angkasa.
BACA JUGA:Fenomena Gerhana Matahari Total Diprediksi Terjadi 12 Agustus 2026, Berikut Link Streaming NASA
Partikel-partikel ini lalu masuk ke dalam atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi hingga memanas dan berpijar. Jika diamati dari Bumi, partikel-partikel tersebut terlihat seperti bintang jatuh.
Setiap tahunnya, Bumi melintasi jalur puing-puing komet saat mengorbit Matahari.
Ketika banyak meteoroid memasuki atmosfer secara bersamaan, fenomena tersebut dikenal sebagai hujan meteor.
NASA menyebut puncak hujan meteor pada bulan ini adalah Perseid dengan jumlah meteor yang melintas cukup banyak.
Ketika memasuki atmosfer Bumi, meteor Perseid akan meninggalkan jejak cahaya yang panjang dengan warna di belakangnya.
BACA JUGA:Kisah Fenomenal Como 1907: Serie D ke Liga Champions, Tangan Dingin Mirwan Suwarso dan Sorak Grazie Hartono
Kapan Puncak Hujan Meteor Agustus 2026?Berdasarkan laman Time and Date, hujan meteor Perseid aktif dimulai pada 17 Juli hingga 24 Agustus 2026.
Sementara itu, puncak hujan meteor diperkirakan terjadi pada malam 12 Agustus 2026 hingga dini hari 13 Agustus 2026.
Untuk melihat fenomena itu, pengamat perlu berada di ketinggian dengan langit yang gelap.
Cara Menyaksikan Hujan Meteor Agustus 2026- Pilih lokasi yang gelap, jauh dari lampu kota agar langit terlihat lebih jelas.
- Periksa prakiraan cuaca dan pastikan langit cerah tanpa banyak awan.
- Datang sebelum waktu puncak hujan meteor agar mata sempat beradaptasi dengan kegelapan (sekitar 20–30 menit).
- Arahkan pandangan ke langit terbuka, tidak perlu menggunakan teleskop karena hujan meteor lebih mudah diamati dengan mata telanjang.
- Bawa kamera dengan mode malam atau tripod jika ingin mengabadikan momen hujan meteor.
Untuk menyaksikan fenomena puncak Hujan Meteor, berikut live streaming yang bisa digunakan:
- NASA
- YouTube ESA
- ESA Web TV
- YouTube Royal Observatory






Komentar (0)