Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan salah satu kebutuhan penanganan pascabanjir di Kota Padang adalah perbaikan saluran PDAM yang kembali terdampak akibat hujan pada 3 Agustus 2026.
Menurut Tito, saluran PDAM tersebut sebelumnya telah mengalami kerusakan saat bencana pada November 2024 dan saat ini masih dalam proses perbaikan.
“Namun ada memang yang mereka minta bantuan, yaitu saluran PDAM. Dulu saat bencana November 2024 rusak. Sedang diperbaiki sebagian, sebagian lagi sekarang berdampak lagi, sehingga mereka memperbaiki lagi,” kata Tito di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).
Ia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang dapat memanfaatkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp200 miliar yang diberikan pemerintah pusat untuk memperbaiki infrastruktur tersebut.
“Nah, saya sampaikan ke pak wali kota, kalau enggak salah ada anggaran Rp200 miliar untuk itu, tambahan TKD dari pak presiden bulan Januari. Bisa memanfaatkan itu,” ungkap Tito.
Selain itu, Tito mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga memiliki tambahan anggaran sebesar Rp500 miliar yang dapat dimanfaatkan apabila diperlukan untuk memperbaiki saluran PDAM.
“Atau provinsi kan ada Rp500 miliar yang ditambah kemarin oleh pak presiden. Dari provinsi, kalau memang kebutuhannya bisa mencukupi untuk memperbaiki saluran PDAM ini,” jelas dia.






Komentar (0)