JAYAPURA, KOMPAS.TV - Jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih mengerahkan puluhan tenaga medis dari Kesdam XVII/Cenderwasih hingga tempat tidur lapangan (velbed) untuk menangani korban dugaan keracunan makanan.
Sebagai informasi, sekitar 120 siswa di Jayapura mengalami gejala keraacunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (4/8/2026).
Mengutip keterangan tertulis Kodam XVII/Cenderawasih, berdasarkan informasi awal, mereka mengalami keluhan seperti mual, muntah, diare, dan sakit kepala.
Paket makanan yang dibagikan berjumlah 2.220 paket, terdiri atas 1.840 paket untuk siswa serta 380 paket bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Baca Juga: Siswa & Guru di SMKN 6 Semarang Alami Gejala Keracunan, Diduga usai Konsumsi MBG | KOMPAS SIANG
Merespons adanya peristiwa tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih segera memerintahkan Danrem 172/Praja Wira Yakthi, Danbrigif TP 80/Kurare, Kodim 1701/Jayapura, serta Kakesdam XVII/Cenderawasih untuk bergerak cepat membantu penanganan para korban bersama pemerintah daerah.
Sejumlah korban mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Depapre sebelum dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan lain.
Jajaran Kesdam XVII/Cenderawasih mengerahkan puluhan dokter, tenaga kesehatan, ambulans, Mini ICU, ambulance VIP, ambulance lapangan, puluhan tempat tidur lapangan (velbed), serta berbagai perlengkapan medis guna mendukung percepatan pelayanan terhadap para korban.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga jajaran Kodam bergerak cepat memberikan dukungan kesehatan setelah menerima informasi dugaan keracunan.
“Begitu menerima informasi adanya dugaan keracunan makanan di Distrik Depapre, Pangdam XVII/Cenderawasih segera memerintahkan seluruh jajaran terkait untuk bergerak cepat membantu penanganan korban,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2026).
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- keracunan
- kodam xvii cenderawasih
- keracunan mbg
- mbg
- jayapura






Komentar (0)