Satelit Lampung-1 Mengorbit dari Lepas Pantai China

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Lampung -

Satelit Lampung-1 dijadwalkan meluncur ke orbit hari Rabu ini. Satelit hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung dengan perusahaan teknologi antariksa STAR.VISION itu akan diterbangkan dalam misi Satelit Kembar Hiperspektral OSE dari perairan lepas pantai Shandong, China.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebelumya menyebut kehadiran Lampung-1 menjadi tonggak penting transformasi digital daerah. Menurutnya, data yang dihasilkan satelit akan dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih presisi.

"Lampung harus berani melompat ke era teknologi. Data yang akurat akan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat untuk mempercepat pembangunan daerah," kata Mirza, dilansir detikSumbagsel, Senin (3/8/2026).

Baca juga: Puluhan Wisatawan Nekat Naik Anak Gunung Krakatau Saat Status Siaga

Ia mengatakan pemanfaatan teknologi satelit akan membantu pemerintah dalam mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam, meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan kelautan, serta membuka peluang investasi baru yang berbasis teknologi.

"Teknologi antariksa harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi hingga pengelolaan lingkungan yang lebih modern dan berkelanjutan," ujarnya.

Mirza berharap kolaborasi dengan berbagai mitra internasional dalam pengembangan teknologi antariksa dapat mempercepat lahirnya inovasi baru sekaligus meningkatkan daya saing Lampung di tingkat global.

"Kami ingin Lampung menjadi daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dunia dan mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Basarnas Ungkap Kondisi 5 Korban Tewas KM Mutiara Sentosa

Diumumkan Lewat Medsos

Kesiapan peluncuran Satelit Lampung-1 diumumkan pihak perusahaan melalui akun instagram resminya, @star.vision_aerospace. Dalam unggahan tersebut, perusahaan menyampaikan roket pembawa satelit telah diberangkatkan menggunakan kapal menuju titik peluncuran di laut lepas.

Misi tersebut akan membawa dua satelit, yakni Lampung-1 milik Indonesia dan Samarkand 2028 yang dikembangkan bersama Uzbekistan. Keduanya dirancang untuk mendukung pemanfaatan teknologi penginderaan jauh berbasis citra hiperspektral.

Baca selengkapnya di sini




(idh/dhn)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gema Pitu Mojokerto Dorong Percepatan Penurunan Stunting, Ning Hana Ingatkan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak
• 16 jam lalu
0
thumb
Kortas Tipikor Polri Tanggapi Gugatan Praperadilan Febrie Adriansyah: Kami Siap
• 3 jam lalu
0
thumb
Kejagung Hormati Rencana Praperadilan Febrie Adriansyah
• 6 jam lalu
0
thumb
Rincian Dugaan Sistem Pengawasan PKT terhadap Warga Asing Terungkap, Nomor Kursi Kereta Api Pun Dapat  Diketahui
• 2 jam lalu
0
thumb
Menkum: Dorong Investasi, September Ada 470 Layanan Hanya Bisa Diakses Digital
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.