Proyek Blade Marvel Studios Tak Jadi Digarap, Mahershala Ali Buka Suara

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bagi penggemar Marvel, pengumuman Mahershala Ali sebagai pemeran Blade di panggung San Diego Comic-Con 2019 adalah salah satu yang ikonik sekaligus mengejutkan.

Namun, lima tahun berlalu, informasi soal kisah sang pemburu vampir tak kunjung muncul di layar lebar. Setelah berbagai kendala produksi dan pergantian sutradara, proyek tersebut akhirnya dipastikan tidak berlanjut dengan Mahershala Ali.

Meski demikian, aktor pemenang dua piala Oscar ini tidak membiarkan persiapannya sia-sia. Justru karena kegagalan Blade, Ali kini berkolaborasi lagi dengan sutradara Bassam Tariq (yang awalnya jadi sutradara Blade) untuk film aksi terbaru Amazon MGM berjudul Your Mother Your Mother Your Mother.

Bagi Ali, batalnya proyek Marvel tersebut justru menjadi berkah. Ia merasa bisa menyalurkan energi dan latihan fisik yang telah ia jalani selama setahun lebih ke proyek barunya.

"Saat aku melihat film ini dan 'Blade', aku sadar tidak bisa melakukan keduanya. Alasan proyek ini ada justru karena (Blade) itu berantakan," ujar Ali kepada GQ, dilansir Variety.

Ia menambahkan, waktu luang yang dimiliki sutradara Bassam Tariq memungkinkannya fokus menulis naskah baru ini.

"Aku bisa menggunakan keterampilan yang telah kulatih selama setahun lebih untuk 'Blade'. Dalam hal ini, aku merasa terbayar secara kreatif dalam perjalanan pribadiku sendiri," ujar Ali.

Penyesalan Bos Marvel, Kevin Feige

Di sisi lain, bos Marvel Studios, Kevin Feige, tidak menutupi rasa kecewanya. Dalam sebuah wawancara terbaru, Feige mengaku gagal karena tidak bisa mewujudkan visi besar untuk karakter Blade bersama Mahershala Ali.

"Aku merasa seperti pecundang besar karena kami tidak berhasil memulainya dengan Ali," ucap Feige dalam podcast Happy Sad Confused.

Feige menjelaskan, Marvel kini lebih selektif dan hanya ingin merilis proyek yang benar-benar luar biasa. Mereka enggan memaksa naskah yang setengah matang hanya demi tayang.

"Kami tidak ingin sekadar memakaikan kostum padanya dan menyuruhnya mulai membunuh vampir. Cerita harus unik. Kami sampai pada titik di mana kami berkata, 'Hanya terima yang benar-benar hebat'. Dan saat itu, (proyek Blade) belum mencapai tahap sangat hebat tersebut," jelas Feige.

Tanggapan Ali

Ali sendiri menghadapi situasi ini dengan kedewasaan. Setelah hampir 30 tahun berkarier secara profesional, ia mengaku telah belajar untuk merelakan hal-hal yang tidak sesuai rencana.

"Satu hal yang kupelajari adalah apa yang untukmu adalah untukmu, dan apa yang bukan, ya memang bukan. Karena alasan tertentu, proyek itu bukan untukku," ujar Ali dengan tenang.

Ia menegaskan apabila Marvel sangat ingin melanjutkan proyek tersebut bersamanya, hal itu pasti sudah terjadi mengingat sumber daya yang dimiliki studio raksasa tersebut.

"Lagi pula, aku berada di bawah kontrak, mereka punya jutaan dolar. Jika mereka ingin membuat film itu, kami pasti sudah syuting. Namun, kami tidak syuting. Saya harus maju," tegas Ali.

Meski proyek Blade versi Ali kandas, Marvel Studios terus memacu mesin produksinya. Dalam gelaran San Diego Comic-Con baru-baru ini, Kevin Feige memberikan kejutan lain yang tak kalah besar.

Marvel resmi mengumumkan film Ghost Rider yang akan dibintangi oleh Ryan Gosling, serta perkembangan terbaru dari Black Panther 3 yang memperkenalkan David Jonsson sebagai pahlawan baru di Wakanda universe.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
CoreWeave Bangun 3 Pusat Data AI di Indonesia, Investasi Tembus Miliaran USD
• 6 jam lalu
0
thumb
Video: Tak Hanya Andalkan Pemda, OJK Mau BPD Kreatif Kumpulkan DPK
• 2 jam lalu
0
thumb
Misteri Mayat Mutilasi di Depok Dibuang 12 Hari Lalu
• 7 jam lalu
0
thumb
Jadwal Moto3 Inggris 2026: Veda Ega Pratama Bidik Podium Ketiga, Balapan Digelar Minggu Malam
• 8 jam lalu
0
thumb
Saudi, Qatar, Yordania berpeluang masuk jalur gas Eropa via Turki
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.