Pemkot Tangerang Petakan 3 Wilayah yang Berpotensi Kekeringan, Ciledug Salah Satunya

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Tangerang, VIVA – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, telah memetakan tiga zona pengawasan wilayah potensi terdampak kekeringan hasil kajian hidrometeorologi untuk kemudian mendapat penanganan lebih cepat dan tepat sasaran.  

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar, mengatakan zona pertama meliputi Kecamatan Batuceper, Neglasari dan Cipondoh yang menjadi perhatian utama dalam kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.  

Baca Juga :
BMKG: Juli 2026 Jadi Juli Terkering dalam 35 Tahun
Dilalap Api, BPBD: Kerugian Kebakaran Plaza Baru Ciledug Capai Rp 150 Juta

Sementara zona kedua mencakup wilayah Kecamatan Jatiuwung dan Cibodas. Lalu zona ketiga meliputi Kecamatan Pinang, Ciledug dan Karang Tengah.  

"Untuk wilayah yang telah ditetapkan masuk dalam zona, menjadi prioritas untuk dipantau secara berkala dari kondisi ketersediaan air maupun potensi kebakaran," kata Mahdiar dalam keterangannya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Selain melakukan pemantauan wilayah, Pemkot Tangerang juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi. Unsur TNI melalui Koramil menyiapkan delapan unit mobil tangki air bersih yang siap didistribusikan kepada masyarakat apabila terjadi kekeringan.  

Sementara itu, Polres Metro Tangerang Kota menyiagakan 95 personel di seluruh Polsek beserta kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) untuk mendukung penanganan kebakaran.  

”Di sektor pelayanan air bersih, Perumda Tirta Benteng memastikan pasokan air bagi masyarakat tetap aman. Saat ini sekitar 99 persen sumber air baku masih mengandalkan Sungai Cisadane. Meski debit air mengalami penurunan sekitar lima persen akibat musim kemarau, kualitas dan ketersediaannya masih mencukupi kebutuhan pelanggan,” jelas Mahdiar. 

Sebagai bentuk kesiapan infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang juga menyiapkan 30 unit tandon air yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung distribusi air bersih sekaligus membantu penanganan kebakaran.  

”Selain itu, jaringan hydrant di berbagai wilayah terus dipastikan berfungsi optimal untuk mendukung perlindungan permukiman dan fasilitas umum,” katanya.  

Berdasarkan hasil analisis BMKG, Kota Tangerang masih berada dalam periode musim kemarau dengan curah hujan yang diprediksi rendah hingga September 2026.

"Fenomena El Nino yang masih aktif turut meningkatkan potensi terjadinya kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah, sehingga diperlukan kewaspadaan dari seluruh elemen masyarakat," kata dia. (Ant)

Baca Juga :
Jaga Produksi, Bupati di Daerah Ini Turunkan Mobil Tangki Airi Sawah
Pemkab Ciamis Resmi Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan Selama 3 Bulan
Atasi Kekeringan di Kabupaten Tuban, SIG Pastikan Peningkatan Kualitas Hidup Warga Daerah Operasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pratama Arhan Ucapkan Selamat, Persib ke Final Piala Presiden 2026 Usai Kalahkan Persija 2-1
• 18 jam lalu
0
thumb
Denny Sumargo Sempat Ogah Main di Baby Udon, Ternyata Ini Alasannya
• 17 jam lalu
0
thumb
Gubernur Jabar Targetkan Seluruh Aset Pemerintah Bersertifikat dalam Tiga Tahun
• 22 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Genjot Jaringan Gas untuk Kurangi Ketergantungan LPG Impor yang Masih Capai 72%
• 2 jam lalu
0
thumb
BPJS Kesehatan Ingatkan Rumah Sakit Wajib Layani Pasien JKN Meski Kamar Penuh
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.