Bursa Asia Menguat Ikuti Rekor Wall Street

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Rabu (5/8/2026), mengikuti reli Wall Street yang kembali mencetak rekor tertinggi.

Bursa Asia Menguat Ikuti Rekor Wall Street. (Foto: Reuters)

IDXChannel - Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Rabu (5/8/2026), mengikuti reli Wall Street yang kembali mencetak rekor tertinggi.

Sentimen positif ditopang oleh kinerja keuangan emiten yang solid serta kembali meningkatnya minat investor terhadap saham-saham teknologi.

Baca Juga:
PEFINDO Turunkan Peringkat Efek ADHI Imbas Rencana Tunda Bayar Kupon Obligasi

Di sisi lain, harapan akan kemajuan upaya pembukaan kembali Selat Hormuz turut menekan harga minyak, sekaligus mendorong penurunan imbal hasil obligasi global.

Hingga pukul 08.55 WIB, indeks Nikkei Jepang melonjak 3,16 persen, sementara Kospi Korea Selatan menguat 4,18 persen, melanjutkan pergerakan yang masih berfluktuasi tajam. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 1,5 persen.

Baca Juga:
Argo Pantes (ARGO) Teken Kontrak dengan United Chemicals Rp48,14 Miliar

Di pasar lain, Shanghai Composite menguat 0,37 persen dan ASX 200 Australia naik 0,14 persen.

Sebaliknya, Hang Seng Hong Kong melemah 0,19 persen dan Straits Times Index (STI) Singapura turun 0,77 persen.

Baca Juga:
BMKG Sebut El Nino Berpotensi Bikin Musim Kemarau Lebih Kering dan Panjang

Meski sektor teknologi secara umum menguat, tidak semua saham menikmati sentimen positif tersebut.

Mengutip Reuters, investor justru melakukan aksi ambil untung pada saham Advanced Micro Devices (AMD), meskipun perusahaan semikonduktor itu membukukan kinerja yang melampaui ekspektasi. Saham AMD anjlok 9 persen pada perdagangan setelah bursa ditutup.

Sementara itu, saham perusahaan kecerdasan buatan dan satelit SpaceX turun 7,5 persen, menghapus sebagian besar kenaikan pada sesi reguler.

Penurunan dipicu kekhawatiran bahwa belanja modal (capital expenditure/capex) yang besar menggerus arus kas perusahaan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian berulang bagi emiten-emiten AI mengingat besarnya biaya komputasi, sementara biaya pendanaan sektor ini terus meningkat.

"SpaceX terus menunjukkan eksekusi operasional yang kuat. Namun, program investasi yang sangat ambisius membuat perusahaan hampir pasti membutuhkan tambahan modal dalam jangka menengah hingga panjang," ujar Head of Research Pepperstone, Chris Weston.

Menurutnya, cara manajemen membiayai pertumbuhan tersebut beserta konsekuensi biayanya kemungkinan tetap menjadi perhatian utama investor dalam beberapa kuartal ke depan.

Di pasar berjangka (futures), kontrak Nasdaq turun 0,1 persen setelah laporan keuangan emiten teknologi dirilis, sedangkan futures S&P 500 naik 0,2 persen setelah indeks tersebut mencetak rekor tertinggi baru pada Selasa.

Futures Euro Stoxx 50 menguat 0,3 persen, futures DAX naik 0,5 persen, dan futures FTSE bertambah 0,1 persen.

Sentimen pasar juga didukung oleh berlanjutnya penurunan harga minyak setelah Qatar menyatakan para mediator mencatat kemajuan dalam upaya mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran, meski rincian pembicaraan belum diungkapkan.

Harga minyak Brent turun 0,4 persen menjadi USD79,02 per barel, jauh di bawah puncaknya pada Juli yang sempat mencapai USD102 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,5 persen menjadi USD75,35 per barel.

Penurunan harga minyak tersebut meredakan kekhawatiran terhadap inflasi dan mendorong penguatan pasar obligasi global. Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun turun menjadi 4,6187 persen dari level tertinggi pekan lalu di 4,747 persen. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pria Ditemukan Tewas Terjepit Batu Pemecah Ombak Pantai Purnama
• 6 jam lalu
0
thumb
Mendikdasmen: Pembatasan Gawai Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman
• 17 jam lalu
0
thumb
Gencar Jaga Kamtibmas, Satbinmas Polres Pelabuhan Makassar Rutin Patroli dan Binluh di Pelabuhan Paotere
• 11 jam lalu
0
thumb
Harapan Baru Awang Jukir yang Tidur di Teras Minimarket: Anak Akhirnya Sekolah, Kini Bertekad Ubah Nasib
• 12 jam lalu
0
thumb
Musim Kemarau, Pramono Tunggu Waktu Tepat Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.