Lewat Turnamen Golf, KADIN DIY Pertemukan Pelaku Usaha hingga Kenalkan Bekalista

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

KADIN DIY International Open Golf 2026 Tournament & Charity tidak hanya mempertemukan pegolf dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi forum kolaborasi dunia usaha. Dalam kegiatan tersebut, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DIY memperkenalkan becak kayuh listrik wisata (Bekalista) sebagai program yang dapat didukung melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Turnamen yang digelar di Merapi Golf Yogyakarta, Sabtu (1/8), mempertemukan pegolf dari Yogyakarta, Jakarta, hingga sejumlah daerah lain. Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan dimanfaatkan KADIN DIY untuk memperluas jejaring antar pelaku usaha.

Ketua Umum KADIN DIY GKR Mangkubumi mengatakan, turnamen golf tersebut menjadi wadah mempertemukan komunitas golf dengan dunia bisnis. Melalui forum tersebut, KADIN DIY mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, termasuk dalam mendukung program sosial.

"Hari ini tanggal 1 Agustus, kita mengadakan acara Golf KADIN. Jadi KADIN Daerah Istimewa Yogyakarta, kita mengadakan acara golf bersama, baik dari Jogja, dari Jakarta, dan dari luar Jakarta juga ada," kata GKR Mangkubumi.

Salah satu program yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah Bekalista. Program ini mendorong transformasi becak konvensional menjadi becak listrik wisata dengan melibatkan dukungan dunia usaha melalui program CSR.

"Kemudian juga kami mengajak dunia korporate atau dunia bisnis untuk bersama-sama berkolaborasi antara pemain golf dan juga dunia bisnis. Dan di antara itu kami juga ada mengenalkan becak listrik, Bekalista, yang mana kita juga ingin mengajak para dunia bisnis untuk CSR-nya men-support perbaikan dari becak ini. Dari becak yang konvensional menjadi becak listrik," ujarnya.

GKR Mangkubumi menjelaskan, golf dipilih sebagai wadah pertemuan karena olahraga tersebut memiliki kedekatan dengan kalangan pelaku usaha. Selain memperkuat jejaring bisnis, KADIN DIY juga ingin membentuk komunitas KADIN Golf seperti yang telah berjalan di sejumlah provinsi.

"Karena biasanya di dunia bisnis, bos-bos itu isinya golf. Jadi selain dunia bisnis itu identik dengan golf, kemudian juga kita ingin membentuk KADIN Golf, karena di beberapa KADIN provinsi itu sudah ada terbentuk KADIN Golf," katanya.

Pemilihan Merapi Golf sebagai lokasi turnamen juga berkaitan dengan potensi pengembangan sport tourism di DIY. Lapangan tersebut merupakan lapangan 18 hole berstandar internasional yang berada di kawasan lereng Gunung Merapi dengan ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut.

Kontur perbukitan, udara sejuk, serta panorama Gunung Merapi menjadi daya tarik yang ditawarkan Merapi Golf sebagai salah satu lokasi olahraga golf di Yogyakarta.

"Kita mengadakan acara golf ini di Merapi, karena Merapi ini adalah salah satu sport tourism untuk spesial golf. Karena pemandangannya langsung Merapi. Dan konturnya juga cukup bagus dengan pemandangan dan view-nya yang sangat luar biasa," tutur GKR Mangkubumi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Siap Jadi Juru Damai Korea, Dave Laksono: Sesuai Politik Luar Negeri Bebas Aktif
• 18 jam lalu
0
thumb
Momen Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Thailand Anutin di Halim
• 5 jam lalu
0
thumb
2 Karyawan Toko Emas di Bogor Gelapkan Perhiasan, Kerugian Rp 635 Juta
• 38 menit lalu
0
thumb
2 Pelaku Kasus Dugaan Mafia Tanah di Singkawang Sudah Ditahan
• 5 jam lalu
0
thumb
Febrie Adriansyah Melawan! Kejagung: Hak Tersangka Ajukan Praperadilan, Silahkan!
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.