Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan santunan serta kenaikan pangkat luar biasa kepada keluarga almarhum Andriyono, petugas pemadam kebakaran (damkar) yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran tumpukan sampah di Kramat Jati, Jakarta Timur. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, yang mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
"Kami atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan turut belasungkawa yang mendalam. Insyaallah almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujar Uus di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Baca Juga :
Uus menjelaskan, almarhum Andriyono mendapatkan santunan materiil dari PT Taspen (Persero) sekaligus penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa atas dedikasi serta pengabdiannya selama bertugas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
“Pada kesempatan baik ini, tadi sudah diberikan juga santunan dari Taspen sebesar Rp344.161.500,00 untuk almarhum,” ujar Uus.
Lebih lanjut, Uus menegaskan bentuk apresiasi atas perjuangan almarhum di lapangan. "Kami berikan kenaikan pangkat luar biasa dari golongan 3A ke 3B sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi almarhum yang gugur dalam melaksanakan tugas," lanjut Uus.
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto. Foto: Metro TV/Nattasya Amani Vrazeti.
Ia menambahkan, seluruh hak-hak dan santunan lain bagi keluarga almarhum juga akan diberikan secara penuh sesuai dengan peraturan serta ketentuan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, Uus turut mengimbau seluruh warga DKI Jakarta untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terlebih saat memasuki musim kemarau.
"Kejadian ini menjadi bahan evaluasi kita bersama. Dalam situasi musim kering saat ini, kami mengimbau seluruh warga DKI Jakarta untuk ekstra hati-hati. Jangan sampai hal-hal kecil, terutama terkait pengelolaan sampah, memicu kebakaran besar yang terulang kembali seperti di Cipayung," ucap Uus.





Komentar (0)