Wuling Aira ev menambah daftar model yang diproduksi di fasilitas pabrik PT SGMW Motor Indonesia. Tentunya mobil listrik berukuran kompak itu telah mengantongi sertifikasi TKDN atau Tingkat Komponen Dalam Negeri.
"Baterainya sudah dirakit lokal di Cikarang, tetapi untuk komponen utamanya masih dari headquarter kami dari SGMW," buka Direktur Pemasaran Wuling Motors, Ricky Christian ditemui di ICE BSD, Tangerang.
Lebih rinci, Ricky memastikan bahwa Aira ev beserta dengan jajaran produk Wuling lainnya sudah memiliki nilai TKDN di atas 40 persen. Hal ini berkat dukungan penyuplai komponen lokal, yang menjadi salah satu faktor tidak langsung harga Aira ev sangat terjangkau.
"TKDN-nya sudah lebih dari 40 persen, angka spesifiknya 42,5 persen (Aira ev). Dan ini akan terus bertambah juga, karena kami akan mengikuti road map dari Kementerian Perindustrian agar bisa terus bertambah setiap tahunnya," imbuhnya.
Jelang penerapan kewajiban TKDN di atas 60 persen, Ricky mengaku pihaknya akan siap untuk memenuhi regulasi tersebut. Sementara berbicara potensi ekspor Aira ev, ia menyebut akan fokus terlebih dahulu untuk pasar domestik.
Sedikit spesifikasi Wuling Aira ev Long Range, punya kapasitas baterai 25,2 kWh yang menjanjikan jarak tempuh hingga 301 kilometer sekali isi daya (CLTC). Sudah punya fitur DC Fast Charging pakai colokan jenis CCS2.
Datang dengan wujud mobil listrik 4 pintu, Aira ev menawarkan ruang kabin yang tetap lega untuk 4 penumpang dewasa. Fitur keselamatan dilengkapi Dual SRS Airbags, ABS+EBD, Stability Control, Rear Camera, Parking Sensor, Electronic Park Brake (EPB).






Komentar (0)