Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Lompat ke Laut karena Dek Besi Panas

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Dokter mengungkap kesaksian korban luka dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, sempat terombang-ambing 2-3 jam di laut lalu berenang sekitar 2 kilometer menuju kapal sekitar yang menolong para korban.

Dokter Rony Kurniawan Hospital Director RS PHC Surabaya menyebut, cerita pasien, kebakaran bersumber dari dek bawah atau geladak dasar kapal.

Total 11 pasien yang dirawat di rumah sakit ini mengaku melompat ketika merasakan panas dari dek bermaterial besi yang terbakar.

“Korban yang lompat itu memang kebanyakan cederanya ada di nyeri-nyeri otot, ya. Baik otot kaki, otot punggung, ya ada yang otot dada juga,” katanya ditemui di RS PHC Surabaya, Senin (3/8/2026).

Meski seluruhnya menggunakan pelampung, namun karena benturan dengan air dari ketinggian kapal saat meloncat, membuat para penumpang cedera otot.

Pascaloncat, para korban terombang-ambing di laut sekitar 2-3 jam, sampai akhirnya terdapat bantuan kapal penyelamat.

Namun karena kapal penyelamat di sekitarnya berjarak sekitar 2 kilometer, para para penumpang masih harus berenang menuju ke sana.

“Karena biasanya kan ada arus tinggi, ombak, dan sebagainya, khawatirnya berbenturan antar kapal, ya, sehingga mereka itu ada periode berenang menuju ke kapal penyelamat masing-masing, gitu. Jadi kalau ceritanya pasien, sekitar 2 atau 3 jam mereka harus berenang menuju ke kapal. Karena ada sekitar 2 kilometer jarak antara kapal yang terbakar dengan kapal sekeliling,” bebernya.

Saat terombang-ambing, para korban banyak meminum air laut dan mengalami kelelahan, sehingga rata-rata mengeluhkan muntah, vertigo, sesak napas, dan badan lemas.

Diberitakan sebelumnya, dari 11 pasien sejak dini hari sampai siang ini, 1 di antaranya sudah diperbolehkan rawat jalan. 9 lainnya rawat inap, sementara 1 pasien sampai sore ini masih observasi di IGD. (lta/iss)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Puncak El Nino Godzilla Picu Kemarau Panjang di Indonesia, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi
• 21 jam lalu
0
thumb
Nadhira Al Harthy: Cinta yang Dimulai dari Kilimanjaro, Berakhir di Broad Peak
• 8 jam lalu
0
thumb
Meneguhkan Identitas UNM Lewat Mata Kuliah Penciri (Refleksi Dies Natalis Ke-65 UNM)
• 14 jam lalu
0
thumb
Indonesia Takluk 0-3 dari Vietnam, Peluang Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Kian Berat
• 1 jam lalu
0
thumb
Peneliti di Australia kembangkan sensor optik untuk jantung & otak
• 23 menit lalu
0
Berhasil disimpan.