Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau telah dimulai sejak tanggal 1 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, Tim ekspedisi akan mengibarkan bendera Merah Putih di 17 wilayah dan pulau-pulau terluar di Bumi Lancang Kuning.
Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Riau Kombes Ino Haryanto mengatakan ekspedisi yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan ini menggabungkan kepedulian, kecintaan, terhadap sesama dan lingkungan hidup dengan melakukan pelayanan di wilayah-wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
"Daerah-daerah ini yang akan kami tuju dan datangi, di mana kami tidak hanya hadir secara fisik saja tetapi juga membawa kemanfaatan untuk mengajak agar sama-sama peduli terhadap sesama dan lingkungan hidup," kata Kombes Ino dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 ini juga digelar untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan persaudaraan kepada masyarakat yang berada di wilayah terluar.
"Dan yang terpenting mereka tidak merasa tertinggal," katanya.
Sebagai wujud nasionalisme di HUT ke-81 RI, Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau akan mengibarkan bendera merah putih di 17 wilayah tersebut.
"Bendera Merah Putih ini akan dipasang di rumah-rumah warga supaya saudara-saudara kita juga merasakan kegembiraan menyambut HUT RI ini," katanya.
Tidak hanya itu saja, Tim Ekspedisi Merah Putih juga membawa misi kemanusiaan di pulau-pulau terluar dengan memberikan bantuan berupa mesin ketinting kepada para nelayan.
Kehadiran Polda Riau di daerah tertinggal untuk memberikan sentuhan dan pelayanan kesehatan secara gratis bagi masyarakat. Momentum tersebut menjadi salah satu wujud untuk merajut kebhinekaan.
"Kita hadir di sana untuk berdialog dengan masyarakat, mendengarkan apa yang diinginkan oleh masyarakat, kemudian kita berikan edukasi dan solusi yang nyata," ungkapnya.
Kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi ini digelar hingga 17 Agustus 2026.
(mea/haf)






Komentar (0)