TABLOIDBINTANG.COM - G-Dragon dipercaya menjadi duta resmi dalam Sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO yang digelar di Busan, Korea Selatan, pada 13 hingga 29 Juli. Penunjukan itu bertepatan dengan momen bersejarah ketika Korea Selatan untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah penyelenggaraan sidang Komite Warisan Dunia UNESCO.
Dalam kapasitasnya sebagai duta kehormatan, G-Dragon memiliki tugas memperkenalkan pentingnya pelestarian situs warisan budaya kepada masyarakat dunia. Ia juga mengajak generasi muda untuk semakin peduli terhadap nilai sejarah dan budaya sebagai bagian dari identitas bersama.
Menurut laporan allkpop, keterlibatan G-Dragon menjadi gambaran bahwa figur K-pop kini memiliki peran yang semakin luas. Kehadirannya dalam berbagai agenda UNESCO dinilai mampu menjembatani budaya populer dengan isu-isu global, sekaligus menarik perhatian publik internasional terhadap pentingnya menjaga warisan budaya dunia.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan aktivitas sosial yang dijalankan melalui JUSPEACE Foundation, yayasan yang didirikannya. Bersama UNESCO, yayasan itu menginisiasi kampanye "HERITAGE IN PEACE", sebuah program yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perlindungan warisan budaya sekaligus mendorong partisipasi publik dalam upaya pelestarian budaya demi terciptanya perdamaian dunia.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pengaruh K-pop kini tidak hanya diukur dari kesuksesan di industri musik atau popularitas global. G-Dragon memanfaatkan platform internasional untuk menyuarakan isu sosial, budaya, dan pendidikan, sehingga memperluas kontribusi industri hiburan Korea di berbagai bidang.
Keikutsertaan G-Dragon dalam program UNESCO sekaligus menandai perubahan peran para idol K-pop di panggung internasional. Jika sebelumnya mereka dikenal sebagai duta budaya melalui karya musik, kini mereka juga dipercaya menjadi mitra organisasi dunia dalam mengampanyekan pelestarian warisan budaya, perdamaian, dan tanggung jawab sosial.





Komentar (0)