Kurniawan Minta Maaf ke Madura United usai Jordy Wehrmann Cedera Lawan Aston Villa

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan permohonan maaf kepada Madura United setelah Jordy Wehrmann mengalami cedera saat menghadapi Aston Villa dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Kurniawan mengaku bersyukur pertandingan berjalan lancar tanpa banyak insiden. Namun, ia menyayangkan cedera yang dialami Jordy Wehrmann, yang diduga mengalami dislokasi pada bagian bahu.

Baca Juga :
Arkhan Kaka Bongkar Pelajaran Berharga usai Bobol Gawang Aston Villa
Unai Emery Akui Sepak Bola Indonesia Berkembang Pesat, Aston Villa Sampai Dipaksa Kerja Keras di SUGBK

Menurut mantan striker Timnas Indonesia itu, pertandingan pramusim memang memiliki risiko cedera yang cukup tinggi karena sebagian besar pemain masih berada dalam fase persiapan menyambut kompetisi baru.

"Yang pertama saya bersyukur pemain tidak mengalami cedera. Hanya satu tadi, Jordy. Memang situasi seperti ini sangat rentan cedera karena para pemain masih menjalani masa pramusim," kata Kurniawan usai laga.

"Saya pribadi sangat meminta maaf kepada Madura United atas cederanya Jordy," sambugnnya.

Diduga Mengalami Dislokasi Bahu

Usai pertandingan, Kurniawan mengaku belum mendapatkan laporan medis secara lengkap mengenai kondisi Jordy Wehrmann. Meski demikian, berdasarkan pengamatan awal, gelandang berusia 26 tahun tersebut diduga mengalami dislokasi pada bagian bahu.

"Belum ada kepastian, tapi sepertinya dislokasi di bahu. Mudah-mudahan tidak kenapa-kenapa," ujarnya.

Kurniawan berharap cedera yang dialami pemain Madura United itu tidak serius sehingga bisa segera kembali menjalani persiapan bersama klubnya menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Terlepas dari insiden cedera tersebut, Kurniawan mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya saat menghadapi Aston Villa. Menurutnya, hal yang paling membanggakan bukanlah hasil pertandingan, melainkan keberanian para pemain Indonesia All Stars tampil percaya diri menghadapi klub Premier League.

Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik dan tidak menunjukkan rasa gugup meski menghadapi lawan yang memiliki kualitas jauh di atas mereka.

"Attitude para pemain sungguh luar biasa. Mereka tidak under pressure dan tetap percaya diri. Itu yang paling penting.Mereka berani menunjukkan kualitasnya saat menghadapi tim besar. Ini akan menjadi bekal yang sangat bagus, terutama bagi pemain-pemain muda," bebernya.

Jalannya Pertandingan

Aston Villa langsung menekan sejak menit-menit awal dan berhasil membuka keunggulan ketika laga baru berjalan tiga menit. Emiliano Buendia sukses menyelesaikan umpan dari Kosta Nedeljkovic untuk membawa tim tamu memimpin.

Baca Juga :
Bukan Soal Skor, Kurniawan Temukan Modal Besar Sepak Bola Indonesia usai Hadapi Aston Villa
Aston Villa Pamer Kelas di GBK, Indonesia All Stars Dipaksa Menyerah 1-3 Meski Arkhan Kaka Curi Sorotan
Suporter Aston Villa Serbu GBK, Garnacho jadi Pemain yang Paling Diburu Fans

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sirene Meraung, Ambulans Sulit Melintas di Kemacetan Dekat Monas Usai Zikir Kebangsaan
• 7 jam lalu
0
thumb
Sosialisasi Meterai Elektronik ke Barantin, Peruri Dorong Digitalisasi Layanan Publik
• 12 jam lalu
0
thumb
Sambut "Pedestrian Deck", Jelang 500 Tahun Jakarta
• 17 jam lalu
0
thumb
Kontingen untuk Peksimida 2026 Ditetapkan, UNM-Unhas Jadi Penyumbang Wakil Terbanyak Sulsel untuk Peksiminas
• 18 jam lalu
0
thumb
Rupiah Sempat Melemah Tajam, Analis Nilai Tekanan Masih Dipengaruhi Faktor Global
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.