Jakarta: Peruri memperkuat dukungannya terhadap transformasi digital layanan publik melalui kegiatan sosialisasi penggunaan dan verifikasi meterai elektronik kepada Badan Karantina Indonesia (Barantin). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan meterai elektronik dalam mendukung proses administrasi pemerintahan.
Seiring meningkatnya penggunaan dokumen digital dalam layanan pemerintahan, kemampuan untuk menggunakan dan memverifikasi meterai elektronik menjadi semakin penting. Hal ini diperlukan untuk memastikan keabsahan dokumen, menjaga integritas data, serta meningkatkan keamanan dalam transaksi elektronik.
Selain itu, meterai elektronik berfungsi sebagai tanda bukti pembayaran bea meterai atas dokumen digital. Penggunaan meterai elektronik memberikan berbagai manfaat dalam proses administrasi, di antaranya lebih praktis dan efisien, dapat digunakan kapan saja dan di mana saja, serta mendukung pengurangan penggunaan kertas atau paperless.
Head of Digital Commercial Peruri Shitta Marsela menjelaskan, meterai elektronik juga dilengkapi sistem keamanan berlapis untuk meminimalkan risiko pemalsuan serta mendukung kesetaraan penggunaan dokumen kertas dan dokumen elektronik yang sah. Proses verifikasi meterai elektronik tidak hanya sebatas memastikan status dokumen valid.
“Tetapi juga memastikan meterai elektronik tetap terikat dengan dokumen aslinya. Dengan pemahaman tersebut, para pejabat diharapkan dapat melakukan pemeriksaan dokumen digital secara lebih akurat, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Baca Juga :
Peruri Akselerasi Talenta dan Kedaulatan Teknologi Nasional(Peruri sosialisasi penggunaan dan verifikasi meterai elektronik kepada Badan Karantina Indonesia (Barantin). Foto: Dok istimewa) Integrasi ke platform layanan Barantin Dalam kegiatan tersebut, Peruri memperkenalkan meterai elektronik sebagai salah satu instrumen kepercayaan digital (digital trust) yang dapat diintegrasikan ke berbagai sistem layanan publik. Integrasi ini juga dapat diterapkan pada platform layanan milik Barantin yang digunakan masyarakat untuk mengajukan permohonan, perpanjangan, maupun registrasi fasilitas karantina secara daring.
Melalui integrasi sistem, pengguna dapat membubuhkan Meterai Elektronik secara langsung melalui aplikasi layanan tanpa perlu berpindah ke platform lain. Mekanisme tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih praktis, mempercepat penyelesaian administrasi, serta mendukung terwujudnya layanan publik yang sepenuhnya digital.
Selain membahas integrasi sistem, peserta memperoleh pemahaman mengenai proses verifikasi keaslian Meterai Elektronik. Verifikasi dilakukan tidak hanya untuk memastikan validitas meterai, tetapi juga untuk mengetahui keterikatan Meterai Elektronik dengan dokumen asli, sehingga setiap perubahan pada dokumen dapat teridentifikasi.
Peruri juga menyampaikan sejumlah alternatif yang dapat digunakan masyarakat maupun instansi, salah satunya melalui aplikasi meterai desktop, yang memungkinkan pengguna membubuhkan meterai elektronik secara langsung dari laptop atau komputer. Setelah aplikasi terpasang, pengguna dapat memproses dokumen tanpa perlu mengunggahnya ke platform lain.
Masyarakat juga dapat memperoleh meterai elektronik melalui distributor resmi Peruri, yaitu PT Peruri Digital Security, PT Mitra Pajakku, PT Mitracomm Ekasarana, dan PT Pos Indonesia. Selain itu, pembelian dapat dilakukan melalui portal reseller resmi Peruri di meterai-elektronik.com yang dapat digunakan oleh individu maupun korporasi.
“Melalui sosialisasi ini, Peruri berharap semakin banyak instansi pemerintah dan masyarakat yang memahami penggunaan serta manfaat meterai elektronik. Pemanfaatan meterai elektronik tidak hanya memberikan kemudahan dalam proses administrasi, tetapi juga mendukung tata kelola layanan publik yang modern, efisien, aman, dan dapat dipercaya,” katanya.





Komentar (0)