VIVA – Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan bahwa pembunuhan tragis seperti yang menimpa dua warga negara asing (WNA) di Pattaya tidak akan terulang lagi di Negeri Gajah Putih tersebut.
Ia bertolak ke Pattaya pada Sabtu, 1 Agustus 2026 untuk meninjau tempat kejadian perkara (TKP) dan mengunjungi kantor polisi setempat.
"Kami pastikan kepada Anda, hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi," ujar Anutin kepada awak media setibanya di kota pesisir yang populer sebagai salah satu destinasi wisata di Thailand itu.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.
Sebelumnya, tim forensik kepolisian setempat mengevakuasi jasad kakak beradik asal Rusia, Roman Nazimov (17) dan Diana Nazimov (22), dari sebuah kuburan sedalam satu meter. Keduanya dilaporkan hilang di Pattaya pada 26 Juli lalu.
Lokasi penguburan tersebut ditunjukkan langsung oleh para tersangka kepada pihak kepolisian.
Tidak jauh dari lokasi tersebut terdapat kuburan lainnya yang berisi jasad seorang pria, seorang wanita, dan seorang anak perempuan. Ketiga korban diketahui merupakan warga negara Thailand.
Terkait insiden ini, Kedutaan Besar Rusia di Thailand dalam pernyataannya kepada kantor berita RIA Novosti berharap proses investigasi dapat berjalan secara objektif dan para pelaku dijatuhi hukuman yang adil dan setimpal. (ant)






Komentar (0)