Karhutla di Pelalawan Riau Meluas Lebih dari 12 Hektare, BNPB Kerahkan Water Bombing

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Karhutla di Pelalawan Riau Meluas Lebih dari 12 Hektare, BNPB Kerahkan Water BombingNasional | inews | Jum'at, 31 Juli 2026 - 21:30

PELALAWAN, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda dua wilayah di Kabupaten Pelalawan, Riau, dengan total luas terdampak diperkirakan lebih dari 12 hektare. Tim gabungan masih berupaya mengendalikan api yang telah memasuki hari kedua pemadaman, Jumat (31/7/2026).

Dua titik kebakaran yang menjadi fokus penanganan berada di Desa Kuala Tolam, Kecamatan Pelalawan dan Kecamatan Kerumutan. Pemadaman dilakukan personel Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera bersama tim gabungan.

Berdasarkan perkiraan sementara, luas lahan terbakar di Desa Kuala Tolam mencapai sekitar 2,1 hektare. Tim menargetkan api di kawasan tersebut dapat dipadamkan sepenuhnya pada hari ini.

“Untuk lokasi pertama di Kuala Tolam, estimasi luas lahan yang terbakar sekitar 2,1 hektare. Saat ini sudah memasuki pemadaman hari kedua dan kami menargetkan api bisa padam sepenuhnya hari ini,” ujar Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanton dikutip dari iNews Pekanbaru, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga:Momen Keseruan Hari Bhayangkara: Ada Ledakan hingga Defile Lintas Masyarakat

Kondisi lebih menantang dihadapi tim pemadam di Kecamatan Kerumutan. Luas awal lahan yang terbakar di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 10 hektare.

Api berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan. Karena itu, tim gabungan terus melakukan pemadaman dan berupaya membuat sekat agar kebakaran tidak merambat ke area lain.

Selain pemadaman melalui jalur darat, operasi udara juga dikerahkan untuk mempercepat penanganan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membantu pemadaman menggunakan metode water bombing.

“Di Kerumutan, operasi darat masih terus berjalan dan dibantu oleh operasi pemadaman udara (water bombing) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” katanya.

Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera mengevaluasi perkembangan pemadaman di lapangan. Penambahan personel direncanakan untuk memperkuat tim darat di Kerumutan. Langkah tersebut diperlukan agar penyebaran api dapat segera disekat dan seluruh titik panas dipadamkan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hacker Peretas Ratusan Website Universitas hingga Perusahaan Ditangkap, Akses Data Dijual
• 18 jam lalu
0
thumb
Istana Tepis Isu Ancaman Keamanan di Pusat Perbelanjaan Jakarta-Surabaya
• 4 jam lalu
0
thumb
Sekjen Kemendagri: Transformasi Satpol PP Perlu Pendekatan Humanis
• 14 jam lalu
0
thumb
Mendagri Dorong Percepatan Integrasi E-Government untuk Penyaluran Bansos
• 7 jam lalu
0
thumb
Hasan Nasbi soal Mal Pasang Pagar Tinggi: Doakan Bangsa Kita Aman
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.