Hasan Nasbi soal Mal Pasang Pagar Tinggi: Doakan Bangsa Kita Aman

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi mengajak masyarakat untuk mendoakan bangsa Indonesia aman-aman saja.

Hal tersebut Hasan sampaikan dalam merespons sejumlah mal yang tiba-tiba memasang pagar tinggi.

“Kita doakan bangsa kita aman. Jadi, kita jangan memperbesar berita-berita yang tidak baik. Berita-berita yang menebar ketakutan tuh sebaiknya diklarifikasi juga,” kata Hasan, di Istana, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Hasan pun meminta awak media untuk mengecek isu yang beredar yang berusaha menebar fear mongering.

Baca juga: Kata Pemerintah soal Mal-mal Besar Tiba-tiba Dipasangi Pagar Tinggi

“Teman-teman wartawan kan bisa cek sendiri. Bisa bikin cek fakta benar enggak fear mongering yang sedang beredar itu, ketakutan-ketakutan yang sedang beredar itu betul-betul nyata apa tidak. Kan teman-teman bisa cek di lapangan,” ucap dia.

Hasan meminta rakyat untuk optimistis bahwa negara dalam keadaan yang baik-baik saja.

Dia menekankan bahwa pemerintah kini berjalan dengan cepat.

“Dan enggak ada alasan buat kita enggak maju kan? Gitu, jadi yang fear mongering-fear mongering itu teman-teman cek di lapangan, ya. Saya rasa nanti teman-teman bisa menemukan itu benar enggak sih, gitu,” imbuh Hasan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pagar-pagar sejumlah mal dan perkantoran di Jakarta yang ditinggikan dibongkar.

Pramono mengakui sudah mengamati adanya sejumlah mal dan perkantoran memasang pagar-pagar tinggi di sekeliling bangunan.

Baca juga: Pramono Minta Pagar Mal Jakarta Ditinggikan Dibongkar: Khawatir Berlebihan Tak Baik

Menurut dia, pemasangan pagar tersebut kemungkinan dipicu kekhawatiran terhadap situasi keamanan.

“Mungkin bagian dari kekhawatiran. Tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali,” ucap Pramono, di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Menurut dia, kekhawatiran pihak pengelola mal atau kantor terlalu berlebihan pada Agustus 2026.

“Karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik,” ujar dia.

Pramono mengatakan, kemungkinan pemasangan pagar tersebut berkaitan dengan situasi demo Agustus 2025 lalu.

Namun, kondisi demo Agustus diyakini tidak akan terulang pada tahun ini.

Baca juga: KPK Sita HP Pegawainya Tersangka Kasus Bupati Pemalang, Temukan ‘Chat’ Janggal

“Ya kekhawatiran seperti bulan Agustus tahun lalu, tapi mudah-mudahan enggak. Saya yakin enggak, saya yakin enggak,” ungkap dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama aparat keamanan akan menjaga kondisi Ibu Kota agar tetap aman dan kondusif.

“Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta seperti hari ini kita semua menikmati Blok M,” ujar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cerita Ezra Walian Jelang Hadapi Aston Villa, Kenal Keluarga Ian Maatsen hingga Reuni dengan Tammy Abraham
• 23 menit lalu
0
thumb
iCAR V27 Diklaim Mampu Tempuh Jarak 1.200 KM Berkat Teknologi Golden REEV
• 6 jam lalu
0
thumb
Ribuan Personel Kawal Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Besok
• 2 jam lalu
0
thumb
Mengenal 3 Metode Tindakan Medis untuk Koreksi Penglihatan
• 18 jam lalu
0
thumb
Sinopsis Film The 2nd: Kisah Menegangkan Tentara VS Kelompok Teroris
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.