NU Butuh Calon Pemimpin Teguh pada Khittah, Tokoh PCNU Landak Sodorkan Kiai Marsudi

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026, dukungan terhadap KH Marsudi Syuhud untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus mengalir dari berbagai daerah.

Salah satu dukungan datang dari Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Eko Santoso.

Baca Juga
  • Citra Semakin Terpuruk, Israel Tak Lagi Bisa Bersembunyi di Balik Dalih-Dalih Lamanya
  • Terungkap Bupati Pemalang Peras Anak Buah untuk Biaya Urus Perkara di KPK
  • Mengapa Iran Serang Negara-Negara Teluk Bukan Israel Langsung? Ini Versi Analis Kuwait

Menurutnya, Kiai Marsudi merupakan salah satu figur NU yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak kepemimpinan yang lengkap untuk memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Eko menilai, kelayakan Kiai Marsudi tidak hanya dapat dilihat dari posisi dan jabatan yang pernah diemban, tetapi juga dari kiprah panjangnya dalam membangun kehidupan keagamaan, kebangsaan, hingga hubungan internasional.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Beliau jelas latar belakangnya, jelas ketokohannya, dan jelas kiprahnya. Kader Nahdliyin pasti mengakui kapasitas beliau. Peran beliau tidak hanya pada tingkat regional, tetapi juga nasional bahkan internasional," ujar Eko, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/7/2026). 

Menurut Eko, salah satu kekuatan utama Kiai Marsudi adalah kemampuannya menjembatani berbagai kepentingan umat, bangsa, dan negara.

Sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kiai Marsudi telah terlibat aktif dalam berbagai isu strategis yang menyangkut kehidupan umat Islam dan kebangsaan.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting bagi seorang calon Ketua Umum PBNU, mengingat NU saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, baik di tingkat nasional maupun global.

Tidak hanya berkiprah di dalam negeri, Kiai Marsudi juga dikenal aktif dalam forum-forum internasional.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menteri Pertanian Ungkap Dugaan Mafia Beras Rp98 Triliun, Singgung Penggilingan Raup Rp2 Triliun Sebulan
• 7 jam lalu
0
thumb
Hidup Fajar Sadboy Berubah usai Mati Suri,  Bisa Rasakan Kehadiran Makhluk Halus
• 22 jam lalu
0
thumb
UEFA Ancam Boikot Jika FIFA Ngotot Jual Saham Piala Dunia
• 3 jam lalu
0
thumb
Saat Ikan Asin Terancam Tak Lagi Jadi Protein Rakyat, Harganya Kini Salip Daging Ayam
• 19 jam lalu
0
thumb
Erick Thohir Disebut Dukung Rencana Presiden FIFA Gianni Infanino Jual Hak Komersial Piala Dunia
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.