Bentrok Pesilat dan Debt Collector Pecah di Surabaya, 2 Orang Luka Bacok

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Bentrok Pesilat dan Debt Collector Pecah di Surabaya, 2 Orang Luka BacokNasional | inews | Kamis, 30 Juli 2026 - 15:17Dengarkan Berita

SURABAYA, iNews.id - Bentrok kelompok pesilat dan penagih utang atau debt collector terjadi di kawasan Jalan Teuku Umar hingga Jalan Kartini, Kota Surabaya, Jawa Timur. Insiden ini dipicu pembacokan terhadap dua petugas parkir valet, yang salah satunya berasal dari kelompok pesilat.

Bentrokan antarkelompok tersebut pecah pada Minggu (26/7/2026) dini hari. Peristiwa itu merupakan buntut perselisihan di sebuah kafe di Jalan Basuki Rahmat yang terjadi sehari sebelumnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan, kejadian bermula saat sekelompok debt collector mendatangi kafe untuk menarik sebuah mobil.

Proses penarikan kendaraan tersebut dicegah petugas keamanan dan parkir valet karena kelompok debt collector diduga belum dapat menunjukkan dokumen yang sah.

Mediasi sempat dilakukan antara kedua pihak. Namun, situasi berubah menjadi cekcok hingga berujung keributan.

Baca Juga:IRT Tewas Mengenaskan Jadi Korban Tabrak Lari di Surabaya, Polisi Buru Pelaku

Kelompok debt collector sempat meninggalkan lokasi setelah kalah jumlah. Salah seorang dari mereka kemudian diduga kembali membawa senjata tajam dan menyerang petugas parkir valet.

Akibat kejadian tersebut, dua petugas parkir mengalami luka bacok. Polisi kemudian menyelidiki kejadian dan mengamankan terduga pelaku berinisial S.

"Telah terjadi pengeroyokan terhadap korban seorang petugas parkir. Alhamdulillan pelaku berhasil kami amankan. Saat ini pelaku sudah diperiksa penyidik dan ditahan," katanya, Kamis (30/7/2026).

AKBP Edy menjelaskan, pelaku merupakan debt collector yang sedang mencari kendaraan milik nasabah perusahaan pembiayaan karena memiliki tunggakan.

"Modus operandi, pelaku merupakan salah satu debt collector mencari nasabah finance terkait tunggakan mobil lalu dihalangi sekurit berujung cekcok," ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku kembali ke lokasi karena merasa kelompoknya lebih dahulu diserang.

"Pelaku kalah jumlah lalu pergi namun kembali ke TKP membawa sajam serta membacok salah satu petugas parkir yang dianggap ikut pada percekcokan di awal," katanya.

Baca Juga:Kapolda Jabar Rudi Setiawan Naik Pangkat Jadi Komjen, Kini Sandang Bintang Tiga

Polisi menyebut salah satu korban pembacokan memiliki keterkaitan dengan sebuah perguruan silat. Kondisi tersebut diduga memicu aksi balasan hingga terjadi bentrokan di kawasan Jalan Teuku Umar.

Terduga pelaku berinisial S diserahkan kepada polisi oleh kelompok masyarakat setelah aparat berkoordinasi dengan sejumlah tokoh. Meski pelaku pembacokan telah diamankan, keributan antarkelompok tetap terjadi. Aparat kemudian diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan mencegah konflik meluas.

Polisi mengimbau seluruh pihak menahan diri dan menyerahkan proses hukum kepada aparat untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan.

#jatim

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ketua KPK Ngaku Masih Kepikiran Harun Masiku Belum Juga Tertangkap
• 1 jam lalu
0
thumb
PNM Bekali Keterampilan Bernilai Ekonomi untuk Penyandang Disabilitas
• 22 jam lalu
0
thumb
Truk Boks dan Motor Terbakar usai Bertabrakan di Jalur Yogyakarta–Magelang
• 21 jam lalu
0
thumb
Istri Satpam yang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Curhat ke Dedi Mulyadi, Ungkap Obrolan Terakhir dengan Sang Suami
• 13 jam lalu
0
thumb
Angka Kesembuhan Pasien Bakal Jadi Ukuran Akreditasi Rumah Sakit
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.