PNM Bekali Keterampilan Bernilai Ekonomi untuk Penyandang Disabilitas

idxchannel.com
15 jam lalu
Cover Berita

PNM Peduli yang menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi.

PNM Peduli yang menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi. (Foto: Ist)

IDXChannel - Di tengah upaya pemerintah mendorong terciptanya ekonomi yang lebih inklusif, penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan besar untuk memperoleh kesempatan kerja yang setara. Tidak sedikit yang memiliki kemampuan dan semangat berkarya, namun terbentur minimnya akses terhadap pelatihan maupun peluang usaha yang dapat menjadi sumber penghidupan.

Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak mengambil peran untuk memperluas ruang pemberdayaan. Salah satunya dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM Peduli yang menggelar pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi.

Baca Juga:
PNM Hadirkan Dampak Berantai bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia

Program ini tidak sekadar mengajarkan teknik membuat motif pada kain menggunakan dedaunan dan bunga. Lebih dari itu, pelatihan dirancang untuk membuka peluang ekonomi baru melalui produk kreatif yang memiliki nilai jual sekaligus mendukung tren fesyen berkelanjutan yang semakin berkembang di Indonesia.

Baca Juga:
Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, serta sejumlah perangkat daerah lainnya. Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas membutuhkan dukungan bersama agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk mandiri secara ekonomi.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan bahwa pemberdayaan akan memiliki dampak yang lebih besar ketika masyarakat dibekali keterampilan yang dapat langsung diterapkan menjadi peluang usaha.

"Kami ingin pelatihan ini menjadi titik awal lahirnya karya-karya yang tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Ketika peserta memiliki keterampilan dan kepercayaan diri, mereka akan lebih siap membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan," ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Menurut Kindaris, pelatihan ecoprint juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri para peserta. Sebab, tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas sering kali bukan hanya keterbatasan akses terhadap pekerjaan, tetapi juga minimnya ruang untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki.

Komitmen tersebut sejalan dengan upaya PNM dalam menghadirkan pemberdayaan yang menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Berbagai pelatihan keterampilan terus dikembangkan sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.

Di tengah berkembangnya ekonomi kreatif yang semakin membutuhkan produk-produk bernilai tambah dan ramah lingkungan, keterampilan seperti ecoprint membuka peluang baru bagi para penyandang disabilitas untuk ikut mengambil peran. Dari selembar kain yang dihiasi motif alami, lahir harapan bahwa keterbatasan bukan lagi penghalang untuk berkarya.

Melalui semangat Disabilitas Berdaya, PNM berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi lahirnya pengusaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi yang lebih inklusif.

(Rahmat Fiansyah/ADV)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kaji Skema Penyaluran MBG di Daerah Rawan Konflik, BGN Akan Libatkan TNI-Polri
• 17 jam lalu
0
thumb
Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic Siapkan Amunisi Muda yang Siap Meledak di Super League
• 16 jam lalu
0
thumb
Myanmar terapkan UU anti penipuan daring dengan hukuman mati
• 15 jam lalu
0
thumb
41 Warga Prasejahtera Batang Diterima Kerja di Industri Jahit Sepatu
• 5 jam lalu
0
thumb
Debut Akting di Film Dan Bandung, Shanna Shannon Ungkap Tantangan Perankan Karakter Introvert
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.