Polisi Buru 2 Pelaku Tawuran Maut yang Tewaskan Pemuda di Cilincing Jakut, 4 Saksi Diperiksa

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi masih memburu dua pelaku yang diduga terlibat dalam tawuran antarkelompok pemuda di Jalan Kalibaru Timur, RW 013, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, yang menewaskan seorang pemuda berinisial RM (19).

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam bentrokan berdarah tersebut.
yang diduga terlibat dalam bentrokan berdarah tersebut.

"Sedang proses pengejaran pelaku ya," kata Bobi dikutip dari TribunJakarta.com, Rabu (29/7/2026).

Baca juga: 3 Tahun Tidur di Minimarket Beralaskan Tikar, Awang Berjuang Sekolahkan Anak

Selain itu, polisi telah memeriksa empat saksi untuk mengungkap kronologi kejadian serta peran masing-masing pelaku dalam tawuran maut tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Bobi mengungkapkan bahwa tawuran itu merupakan bentrokan yang telah direncanakan oleh kedua kelompok.

Menurut dia, kedua kelompok telah membuat janji untuk bertemu sebelum akhirnya saling menyerang menggunakan senjata tajam di lokasi kejadian.

"Yang pasti janjian antar kelompok ya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, dua kelompok remaja terlibat tawuran di Jalan Kalibaru Timur IV, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (27/7/2026) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri menjelaskan, tawuran tersebut mengakibatkan seorang remaja berinisial RM (19) tewas.

Baca juga: Satpam Bundaran HI Tak Penuhi Panggilan Propam Polda Jabar: Enggak Bisa Izin Kerja Lagi

"(Korban mengalami) Luka lecet di bagian badan dan putus telapak tangan. Meninggal dunia di rumah sakit," ungkap dia saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin.

Ia menjelaskan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut peristiwa tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Sudah kita periksa empat orang saksi. (Kronologi awal) yang pasti janjian antar kelompok ya," jelas dia.

Saat ini, polisi masih memburu dua orang yang diduga terlibat dalam tawuran tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengamat Pemerintahan Unhas Dukung Kebijakan Sampah Residu di TPA Tamangapa, Dorong Ekonomi Sirkular
• 19 jam lalu
0
thumb
Menekraf: Ekonomi Kreatif Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja di 2025, Investasi Naik
• 21 jam lalu
0
thumb
Wuling Aira ev Resmi Dijual, Mobil Listrik dengan Harga Mulai Rp155 Juta
• 18 jam lalu
0
thumb
Minola Sebut Sarwendah Bahas Lelang Rumah untuk Memojokkan Ruben Onsu
• 20 jam lalu
0
thumb
Puan Dorong Mitigasi Krisis Air Bersih saat Kemarau Ekstrem
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.