HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengembangan Sistem Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Sekretariat (SiAKSES) menjadi bagian dari Proyek Perubahan (Proper) Sekretariat DPRD Kota Makassar yang diarahkan untuk memperkuat transparansi, meningkatkan efisiensi administrasi, serta memastikan pengelolaan keuangan berlangsung secara akuntabel dan mudah dipantau.
Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, mengatakan digitalisasi tersebut juga memperkuat sistem monitoring dan evaluasi pengelolaan keuangan.
Penerapan SiAKSES sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar memperkuat transaksi nontunai dalam pengelolaan APBD. Sistem ini mendukung implementasi Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 50 Tahun 2018 tentang transaksi nontunai sehingga setiap transaksi memiliki jejak informasi yang jelas dan mudah dipantau.
“Hal ini sekaligus memperkuat prinsip tertib administrasi dalam pengelolaan keuangan daerah,” terangnya.
Menurut Andi Rahmat, pengembangan SiAKSES tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata dalam kualitas pelayanan administrasi. Dokumentasi transaksi secara sistematis memudahkan proses monitoring, evaluasi, hingga penyusunan laporan.
“Proyek perubahan SiAKSES ini, sebagai bentuk komitmen kami di Sekretariat DPRD Makassar dalam meningkatkan pelayanan berbasis transparansi, akuntabilitas, dan teknologi,” tegasnya.
“Dengan informasi transaksi yang diterima secara cepat, rinci, dan terdokumentasi, kami harapkan mampu memperkuat kepercayaan sekaligus memastikan pengelolaan hak keuangan anggota DPRD berlangsung secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” harapnya.
Andi Rahmat memaparkan pengembangan SiAKSES dalam pameran dan seminar implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.
“Seminar proyek perubahan ini merupakan puncak dari perjalanan kami mengikuti PKN II di LAN Makassar, insya Allah, proyek perubahan yang kami gagas dapat berhasil guna dan berdaya guna untuk meningkatkan pelayanan di Sekretariat DPRD Kota Makassar,” ungkapnya.
“Kami juga berharap inovasi ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan menjadi referensi bagi perangkat daerah lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Makassar,” tambah Andi Rahmat. (*)






Komentar (0)