Bertanding di Taipei Arena, Rabu 29 Juli, Ginting menyerah dengan skor 17-21 dan 19-21 dalam tempo 45 menit. Meski gagal merebut satu gim pun, ia tetap memberikan perlawanan, terutama pada gim kedua ketika selisih poin kedua pemain sangat tipis.
Pada gim pertama, Lin Chun-Yi tampil lebih konsisten dalam menjaga keunggulan. Ginting sempat berusaha mengejar, tetapi pemain Taiwan itu mampu menutup gim dengan kemenangan 21-17.
Baca juga: Fajar/Fikri Kuras Tenaga Demi Gelar China Open 2026
Persaingan berlangsung semakin sengit pada gim kedua. Ginting mencoba meningkatkan tekanan dan mampu mengimbangi permainan lawannya hingga mendekati poin-poin akhir. Namun, Lin kembali tampil lebih tenang pada momen penting dan mengamankan gim kedua dengan skor 21-19.
Berdasarkan statistik situs resmi BWF, kedua pemain bertanding hingga mengumpulkan total 78 poin. Ginting berhasil memenangkan 36 poin, sedangkan Lin mengumpulkan 42 poin. Lin juga mencatat tujuh poin beruntun, sedikit lebih baik dibandingkan catatan lima poin beruntun milik Ginting pada gim pertama.
Kekalahan ini membuat langkah Ginting di Taipei Open 2026 terhenti pada babak pertama. Meski hasilnya belum sesuai harapan, pertandingan tersebut memperlihatkan bahwa Ginting masih mampu memberikan perlawanan kompetitif, khususnya pada gim kedua.
Sementara itu, kemenangan dua gim langsung membawa Lin Chun-Yi melaju ke babak berikutnya. Wakil tuan rumah unggulan kedua itu menjaga peluang untuk bersaing lebih jauh dan sudah ditunggu tunggal putra Malaysia Zii Jia Lee di babak 16 besar.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)






Komentar (0)