JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono akan mempercepat operasional dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah-daerah stunting tinggi.
"Kami, di rapat ini sudah dipaparkan Kemenkes, daerah-daerah mana yang memang memerlukan sentuhan butuh gizi segera, dimana angka stuntingnya tinggi. Maka kami akan memprioritaskan. Berdasarkan data ini, kita cek, dapur yang sudah dibangun, segera kami bisa dioperasionalkan," kata Sudaryono dalam Rapat Perbaikan Tata Kelola MBG di Kemenko Pangan, Rabu (29/7/2026).
Baca juga: BGN Siapkan Portal Agar Orangtua dan Sekolah Pantau Menu MBG untuk Anaknya
Sudaryono menambahkan, pihaknya akan fokus dalam pengoperasian dapur-dapur SPPG di wilayah-wilayah tersebut.
Jika sudah ada dapur SPPG yang sudah berjalan, bersih, mantap, menunya bagus, dan tersistem, akan dimaksimalkan.
"Jadi sudah ada merah-merah, ada Papua, NTT, termasuk daerah di pulau-pulau lain, Sumatera. Itu daerah-daerah yang sangat butuh sentuhan gizi langsung kepada masyarakat, kepada anak2 kita," kata dia.
Baca juga: Kemenkes-BGN Segera Temui Ahli Gizi Terkemuka, Bahas Perbaikan MBG
Secara umum, lanjutnya, dalam 1-2 minggu ini, BGN menyiapkan 1 portal, dimana yang paling berkepentingan, orang tua dan sekolah bisa mengetahui, anaknya yang di sekolah mana, diberi makanan oleh negara, fotonya apa, kandungan gizinya apa, menunya apa, kemarin apa, besoknya apa.
"Itu kami siapkan sebagai transparansi, termasuk alamat SPPG dan kepala SPPG-nya siapa," kata dia.
"Jangan sampai ada yang timbul-timbul interpretasi berbeda-beda dan diupload di media sosial jadi misleading. Jadi kami menyiapkan itu. trust is good, control is better, memastikan semua tim dapur memastikan gizi cukup, menu bagus, diterima dengan baik oleh penerima manfaar secara kualitas dan kuantitasnya bisa dipertangungjawabkan," kata dia menegaskan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Komentar (0)