Survei SMRC: Terjadi Tren Penurunan Terhadap Kepuasan Kinerja Prabowo, Angkanya Wow!

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkap terjadi tren penurunan tajam tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal demikian seperti tertuang dalam survei terbaru SMRC berjudul Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden yang dilaksanakan 5-19 Juli 2026.

BACA JUGA: Prabowo Minta BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Potensi Kemarau Panjang dan El Nino

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menyebutkan kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mencapai 51,1 persen pada Juli 2026.

"Kita bisa mengatakan ada 51,1 persen warga yang merasa sangat atau cukup puas dengan kinerja Presiden Prabowo," kata Deni seperti disiarkan di YouTube akun SMRC TV dikutip Rabu (29/7).

BACA JUGA: Prabowo Minta Perguruan Tinggi dan PT PAL Bangun Industri Perkapalan Nasional

Sementara itu, SMRC mencatat angka pihak yang tak puas dengan kinerja Prabowo pada Juli 2026 mencapai 46,9 persen. 

"Merasa kurang atau tidak puas 46,9 persen dan yang tidak tahu 2,1 persen," ujarnya.

Namun, kata Deni, total kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mengalami penurunan tajam jika melihat temuan SRMC sebelumnya.

Temuan SRMC pada November 2025 mencatat angka kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo mencapai 81,2 persen.

"Waktu itu tinggi sekali, ya," kata Deni.

Selanjutnya, SMRC pada Februari-Maret serta Juli 2026 mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo menurun menjadj 66,4 dan 51,1 persen.

"Artinya merosotnya sekitar 30 poin 30 persen," kata Deni.

Deni menduga turunnya angka kepuasan terhadap kinerja Prabowo berkaitan dengan persepsi publik terhadap kondisi ekonomi nasional.

SMRC mengungkap hanya 15,7 persen publik yang merasa kondisi ekonomi saat ini baik, sedangkan yang menganggap buruk 49,9 persen.

"Lebih banyak warga yang menilai kondisi ekonomi sekarang, ekonomi nasional sekarang itu dalam keadaan buruk," kata Deni.

Sementara itu, SMRC mencatat tingkat ketidakpuasan terhadap Prabowo mengalami tren peningkatan.

Data November 2025 mencatat ketidakpuasan publik terhadap kinerja Prabowo hanya 16, persen, tetapi meningkat tajam dalam sembilan bulan setelahnya.

Data SMRC pada Februari-Maret dan Juli 2026 mencatat angka ketidakpuasan publik terhadap kinerja Prabowo masing-masing mencapai 31,7 persen serta 46,9 persen.

SMRC menggelar survei bertajuk Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden dengan melibatkan 749 responden yang dipilih secara acak.

Sebanyak 605 responden atau 83,8 persen yang memiliki telepon seluler diwawancarai melalui sambungan telepon, sementara sebanyak 144 responden atau 16,2 persen tidak punya memiliki ponsel.

Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilu, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih dan sudah menikah.

SMRC menyatakan tingkat kesalahan atau margin of error survei mencapai 3,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (ast/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BUKA Pertahankan Tren Adjusted EBITDA Positif Sejak Awal Tahun
• 3 jam lalu
0
thumb
Jaksa KPK Heran: 4 Kali Terima Amplop Suap, Baru Ditolak yang Kelima, Logikanya di Mana?
• 7 jam lalu
0
thumb
Bawa RANS dan JECX Melantai di BEI, Trimegah Sekuritas Kini Jajaki IPO Lain
• 18 jam lalu
0
thumb
Kemenkop dan GREAT Institute Dorong Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Nasional, Reaktualisasi Pasal 33 UUD 1945
• 16 jam lalu
0
thumb
Perempuan Tak Diajak, Bukti Pria Suka Jalan Sendiri dari Zaman Purba
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.