TABLOIDBINTANG.COM - Ariana Grande mengambil langkah hukum terhadap dua peretas tak dikenal yang diduga membocorkan lagu-lagu miliknya yang belum pernah dirilis ke publik.
Penyanyi berusia 33 tahun itu mengajukan gugatan terhadap dua individu yang dalam dokumen hukum hanya disebut sebagai John Doe. Keduanya dituduh secara ilegal mengakses akun digital milik sejumlah rekan kerja Ariana, kemudian menyebarkan berbagai materi rahasia, termasuk lagu, foto, video, hingga file audio yang belum dipublikasikan.
Berdasarkan dokumen hukum yang diperoleh People dan diajukan oleh tim kuasa hukum Ariana pada Selasa (28/7), kedua terduga pelaku disebut telah membobol berbagai akun pribadi milik fotografer dan produser yang bekerja sama erat dengan sang penyanyi.
Aksi tersebut disebut mengakibatkan "pencurian, penyebaran, dan eksploitasi secara melawan hukum terhadap konten yang belum dirilis."
Dalam gugatan itu juga disebutkan bahwa seluruh materi yang bocor sama sekali tidak ditujukan untuk konsumsi publik. Kedua peretas diduga memperoleh keuntungan dengan menjual data pribadi dan berbagai konten eksklusif tersebut melalui dark web dengan nilai yang cukup besar.
Dokumen gugatan mengungkapkan bahwa sepanjang 2023 saja, sebanyak 45 lagu Ariana Grande yang belum dirilis berhasil diretas, dicuri, dan disebarluaskan oleh para tergugat.
"Sejak debut musik Ariana pada 2011, sudah ada ratusan kebocoran serupa yang terjadi," demikian isi dokumen tersebut.
Seorang sumber yang dekat dengan Ariana mengatakan gugatan ini bertujuan memberikan efek jera, bukan hanya bagi pelaku yang menargetkan Ariana, tetapi juga untuk melindungi para musisi lain yang mengalami pelanggaran privasi dan pencurian karya kreatif.
"Para artis berhak menentukan bagaimana dan kapan karya mereka dibagikan kepada publik. Pencurian serta penyebaran karya kreatif secara ilegal telah merampas hak tersebut dan tidak boleh ditoleransi," ujar sumber tersebut.
Sebelumnya, Ariana sempat memberi isyarat akan mengambil tindakan hukum terkait kebocoran lagu-lagunya saat tampil di The Zach Sang Show pada 2024.
Kala itu, ia menyinggung lagu berjudul Fantasize, yang dikerjakannya bersama produser Max Martin, namun beredar secara ilegal di internet.
Ariana memuji Max Martin sebagai sosok yang selalu mendukungnya selama beberapa tahun terakhir. Namun ia mengaku kecewa karena sejumlah rekaman sesi studio yang dibuat sebelum dirinya berangkat syuting film Wicked justru bocor dan menyebar luas di media sosial, terutama TikTok.
"Itu semua sebenarnya ditulis untuk sebuah acara televisi, bukan untuk saya. Lalu Fantasize tiba-tiba beredar. Lagu itu dicuri. Para pembajak, penjahat, itu tindakan ilegal," tegas Ariana.





Komentar (0)