Viral Lansia Sakit Ditandu-Diangkut Truk di Mojokerto Imbas Tak Ada Mobil Siaga

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Aksi warga menandu seorang lansia dan menurunkannya dari truk di Dusun Jlopo, Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, viral di media sosial.

Lansia tersebut diketahui bernama Doso (70). Ia dievakuasi menggunakan truk setelah ditemukan dalam kondisi lemas di area bekas galian C atau tambang. Warga menyebut, evakuasi terpaksa menggunakan truk karena desa tidak memiliki mobil siaga.

Doso sebelumnya dilaporkan belum pulang ke rumah sejak Minggu (26/7). Sejumlah warga kemudian melakukan pencarian di sekitar tempat tinggalnya.

Doso akhirnya ditemukan di area bekas galian C pada Senin (27/7) sekitar pukul 16.00 WIB. Ia diduga terjatuh di lokasi tersebut.

Salah seorang warga yang berada dalam video, Sunaryo, mengatakan Desa Curahmojo tidak memiliki mobil siaga. Warga akhirnya meminta bantuan pengusaha palet untuk menggunakan truk guna mengevakuasi Doso dari area bekas tambang.

"Jujur, di sini saya enggak ada mobil siaga desa. Padahal 4 tahun yang lalu saya sudah minta sama Bapak Lurah. Dari dulu, belum pernah ada," kata Sunaryo, Selasa (28/7).

Menurut Sunaryo, warga yang membutuhkan kendaraan untuk membawa orang sakit ke puskesmas maupun rumah sakit selama ini harus menyewa mobil.

"Dulu ada warga sini yang punya mobil, minta bantuan di situ. Sekarang mobilnya dijual, jadi enggak ada. Dari dulu rental bayar Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu sama sopir," ungkapnya.

Sunaryo yang akrab disapa Komeng mengatakan, proses evakuasi Doso, yang merupakan pamannya, juga terkendala medan. Selain berada di kawasan bekas tambang, akses jalan menuju lokasi disebut sulit dilalui.

"Sangat sulit, dari medannya, dari medan menuju ke rumahnya juga kesulitan karena enggak ada mobil siaga kemarin. Ada truk mau memuat palet milik pengusaha. Saya itu telepon, minta bantuan sama yang punya dan dibolehkan. Memutar mungkin 5 kilometer. Di situ kan sebenarnya ada akses untuk ke desa lain terus runtuh kan, jalannya runtuh jadi enggak bisa lewat, dua jam lebih," bebernya.

Sunaryo berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga Desa Curahmojo, terutama penyediaan mobil siaga. Ia juga meminta jalan poros yang menghubungkan dua desa segera diperbaiki.

"Tolonglah datang ke sini, ke bawah. Masak bupati enggak mau datang lihat, jenguk keadaan kami ada di bawah. Kami cuma butuh akses jalan sama mobil siaga desa," harapnya.

Doso Hilang Selama 28 Jam

Menantu Doso, Muhaimin, mengatakan mertuanya mengalami pikun. Doso keluar rumah dan tidak kembali selama sekitar 28 jam sebelum akhirnya ditemukan.

"Ketemunya di lokasi sirtu galian. Waktu ketemu kondisinya lemas, masih sadar. Evakuasi pakai bayang (kursi panjang dari bambu) karena darurat dan saat diangkat pinggangnya sakit lalu dinaikkan ke truk dan seadanya itu dan agar cepat kasihan orangnya. Berobatnya ke bidan desa tidak berobat ke rumah sakit, truknya milik Pak Darmuji tetangga sini. Di sini tidak ada mobil siaga desa," pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengamat Ungkap Risiko yang Diwaspadai Pasar usai Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
• 11 jam lalu
0
thumb
Abigail Limuria: Politik Ramai Dibicarakan Publik Jadi Tanda Ada Kebijakan yang Bermasalah
• 8 jam lalu
0
thumb
Gratis, Chelsea Siapkan Transfer Mengejutkan untuk Jordan Henderson
• 15 jam lalu
0
thumb
Bentrok Berdarah di Jakarta Utara, Pemuda Tewas dengan Tangan Putus
• 9 jam lalu
0
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.