Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Muhammad Qodari, melakukan peninjauan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas jelang dimulainya kegiatan belajar mengajar pada awal Agustus mendatang.
Dalam kunjungannya, Qodari didampingi oleh Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2, Prapti Wardani. Keduanya mengecek kelengkapan dan kenyamanan sejumlah fasilitas penunjang pendidikan, mulai dari ruang kelas, laboratorium, hingga fasilitas tidur bagi para siswa.
Tanggapan Soal Survei Kepuasan Publik
Di sela-sela peninjauannya, Qodari turut menanggapi hasil survei terbaru yang menunjukkan adanya penurunan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga :
Sekolah Nasional Terintegrasi Dimulai untuk Pemerataan Kualitas PendidikanMenurutnya, hasil survei merupakan potret opini publik yang bersifat sangat dinamis dan bisa berubah seiring dengan perkembangan situasi.
"Jadi begini, yang namanya survei itu potret opini publik. Dia dinamis, bisa naik bisa turun. Jadi kalau beberapa bulan yang lalu seperti dilaporkan SMRC itu 80 persen, sekarang 50 persen, ya insyaallah nanti 80 persen lagi," ungkap Qodari dikutip dari Headline News, Metro TV, Selasa 28 Juli 2026.
Fundamental Ekonomi Kokoh
Lebih lanjut, Qodari menekankan pentingnya menunggu hasil riset dari lembaga survei lain sebagai bahan perbandingan. Ia meyakini bahwa dengan berbagai indikator dan capaian program pemerintah saat ini, tingkat kepuasan masyarakat seharusnya tetap tinggi.
"Sesungguhnya kalau kita melihat fundamental ekonomi, sangat bagus. Pertumbuhan ekonomi 5 persen lebih, (tepatnya) 5,6 persen. Kemudian inflasi kita juga terkendali di angka 3 persen," jelasnya.





Komentar (0)