Strategi Musisi Muda Cari Cuan: Mahasiswa SAE Indonesia Ini Rintis Bisnis Parfum dari Interpretasi Lagu

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Musisi yang sedang berkembang belum bisa sepenuhnya mengandalkan pemasukan dari panggung maupun platform streaming. Hal itu mendorong Muhammad Fathan Athallah, emerging artist yang masih merintis karier di industri musik, mencoba mengembangkan karya yang memiliki nilai bisnis.
 
Fathan menghadirkan konsep parfum yang lahir dari interpretasi sebuah karya musik melalui Multisensory: Rembulan & Mentari. Proyek itu juga yang ia angkat menjadi tugas akhir sebagai
mahasiswa Creative and Entertainment Business SAE Indonesia. 
 
"Karena dari basic-nya aku dari dulu memang suka wangi-wangian lah ya gitu. Jadi punya gambaran sendiri untuk warna atau untuk situasi tertentu tuh udah kebayang nih buatnya kayak gimana gitu," beber Fathan saat berbincang dengan Medcom.id, Selasa, 28 Juli 2026.

Berbekal ketertarikan tersebut, Fathan kemudian menerjemahkan musik menjadi sebuah parfum. Proses mewujudkan gagasan itu juga didukung dengan mengikuti course mengenai perfume making dan perfume business
 
Fathan mengatakan ilmu yang diperoleh dari pelatihan tersebut selaras dengan pembelajaran di konsentrasi Creative and Entertainment Business. Sehingga, konsep yang dimilikinya dapat diwujudkan menjadi produk nyata.
 

Baca Juga :

Unjuk Gigi Talenta Muda, 48 Mahasiswa SAE Indonesia Pamerkan Karya di THE CONTINUUM 2026
Selain berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir SAE Indonesia, Fathan juga aktif sebagai musisi. Ia tergabung dalam grup duo bernama TADI bersama rekannya, Adi, yang mengusung musik pop dengan sentuhan R&B, jazz, serta nuansa musik era 1980-an dan 1990-an.
 
Ke depan, karya akhir berupa parfum tersebut tidak hanya berhenti sebagai proyek akademik. Fathan berencana menjadikannya sebagai bagian dari riset dan pengembangan untuk membangun merek parfum miliknya sendiri.
 
"Project ini memang jembatan antara industri musik dan industri pengusaha lah ya. Jadi ini adalah bagian R&D-nya juga salah satunya sih. Buat nanti akhirnya bikin brand juga," tutur dia.
 
Karya Fathan menjadi salah satu proyek tugas akhir mahasiswa yang dipamerkan dalam THE CONTINUUM 2026 besutan SAE Indonesia. Pameran menampilkan beragam karya mahasiswa dari program Film Production, Audio Production, 3D Animation and Visual Effects, serta Creative and Entertainment Business.
 

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Babak Baru Kasus Dana di RDN Nasabah Raib, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA di PN Jakarta Pusat
• 22 jam lalu
0
thumb
Alphard Terobos Lampu Merah di HI Ternyata Nunggak Pajak Sejak 2024
• 5 jam lalu
0
thumb
Dapur MBG Masak Pakai Gas Melon Siap-siap Kena Sanksi Teguran Hingga Penutupan Permanen
• 12 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Jadi Rp2.613.000 per Gram
• 6 jam lalu
0
thumb
Debut Global Omoda O4 EV di Indonesia
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.