LAHORE, KOMPAS.TV — Jumlah korban jiwa akibat hujan monsun dan banjir bandang di Pakistan selama sebulan terakhir melampaui 100 pada Senin (27/7/2026). Sementara peramal cuaca memperingatkan bahwa hujan lebat lebih masih akan berlanjut di seluruh negeri hingga akhir pekan ini.
Seperti dikutip dari The Associated Press, Otoritas Manajemen Bencana Nasional Pakistan mengatakan 109 orang telah meninggal di seluruh negeri sejak 26 Juni. Banyak kematian disebabkan oleh rumah dan atap yang runtuh.
Hampir setengah dari kejadian tersebut dilaporkan terjadi di provinsi Khyber Pakhtunkhwa di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan.
Baca Juga: Mendagri Iran Temui Perdana Menteri dan Panglima Militer Pakistan di Tengah Serangan AS
Data terbaru ini datang sehari setelah otoritas manajemen bencana meninjau langkah-langkah kesiapan banjir di seluruh negeri. Para pejabat membahas rencana untuk mengeluarkan peringatan tepat waktu kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang sungai sehingga penduduk dapat pindah ke daerah yang lebih aman secara sukarela atau dievakuasi sebelum air banjir menggenangi komunitas mereka.
Minggu lalu, hujan lebat melanda beberapa bagian negara, termasuk Lahore, ibu kota budaya Pakistan, di mana beberapa lingkungan tergenang banji. Bencana alam ini memaksa para komuter untuk mengambil jalan memutar yang panjang.
Baca Juga: Hubungan Memanas, Serangan Lintas Batas Pakistan di Afghanistan Tewaskan 36 Warga Sipil
Gambar di media sosial menunjukkan penduduk harus berjalan melalui air. Hal itu menuai kritik dari penduduk, yang mempertanyakan kesiapan dan respons pemerintah terhadap cuaca ekstrem.
Pihak berwenang dalam beberapa bulan terakhir telah memperingatkan bahwa mereka tidak dapat mengesampingkan kemungkinan terulangnya cuaca ekstrem yang memicu banjir dahsyat Pakistan pada tahun 2022.
Bencana tersebut menenggelamkan sekitar sepertiga wilayah negara itu, menewaskan 1.737 orang dan menyebabkan jutaan orang mengungsi.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Gading-Persada
Sumber : The Associated Press
- monsoon
- pakistan
- korban jiwa karena monsoon
- lahore
- banjir pakistan
- evakuasi banjir






Komentar (0)