Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto menyiapkan langkah pengurangan sampah plastik dengan menempatkan sebanyak 30 unit dropbox di sejumlah ruang publik. Keranjang khusus sampah plastik tersebut disebar mulai dari kawasan perkantoran hingga jalur pedestrian.
Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono mengatakan, penyediaan dropbox yang disebar dari kawasan perkantoran hingga jalur pedestrian tersebut bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah anorganik, khususnya sampah berbahan plastik yang berasal dari aktivitas masyarakat.
“Jadi dropbox ini khusus untuk sampah bekas botol air minum plastik,” ungkapnya, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, puluhan dropbox tersebut telah didistribusikan ke berbagai lokasi strategis yang banyak dikunjungi masyarakat. Beberapa titik penempatan berada di kompleks kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kantor Kepala Desa (Kades).
Penempatan juga diprioritaskan pada fasilitas pelayanan publik. Seperti Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Selain itu, DLH Kabupaten Mojokerto juga menempatkan dropbox di sejumlah fasilitas publik lainnya.
“Utamanya yang terdapat pelayanan publik seperti MPP (mal pelayanan publik) dan RSUD. Totalnya ada 30 unit dropbox” jelasnya.
Rachmat menyebut, lokasi lain yang menjadi titik penempatan dropbox di antaranya kawasan GOR dan Stadion Gajah Mada, Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta jalur pedestrian. Berbeda dengan tempat sampah biasa, sampah plastik yang terkumpul melalui dropbox tersebut tidak langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karangdiyeng.
“Sampah yang terkumpul akan dikelola melalui bank sampah untuk proses pemilahan dan daur ulang. Sehingga sampah tanpa perlu diseleksi lagi, karena pemilahan sudah langsung dari sumbernya. Keberadaan dropbox diharapkan tidak hanya membantu mengurangi volume sampah plastik yang masuk ke TPA,” ujarnya.
Tetapi juga, lanjutnya, memberikan nilai ekonomi karena sampah yang terkumpul dapat dimanfaatkan kembali. DLH Kabupaten Mojokerto pun berencana memperluas pemasangan dropbox di sejumlah fasilitas umum lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.
“Ke depan akan ditambah di tempat-tempat umum lainnya,” pungkasnya. [tin/aje]





Komentar (0)