Jakarta, tvOnenews.com - Kasus tewasnya satpam Waduk Jatiluhur, Sumarna (40), yang ditemukan tewas dalam kondisi tangan terborgol masih diselidiki polisi.
Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengatakan 15 orang saksi dimintai keterangan oleh polisi.
Belasan saksi tersebut terdiri dari rekan kerja hingga keluarga korban. Selain itu, sejumlah CCTV juga turut disita.
"Terutama dari rekan-rekan terdekat korban, keluarga korban, kemudian rekan kerja korban dan orang seputaran terdekat korban," ujarnya, Senin (27/7/2026).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan menambahkan pihaknya akan segera mengungkap hasil autopsi terhadap jenazah korban untuk mengetahui ada atau tidaknya luka yang diderita.
"Hasil autopsinya nanti akan dijanjikan oleh Pak Kapolres (disampaikan) hari ini ya," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, misteri kematian seorang satpam di kawasan Waduk Jatiluhur tengah diusut polisi.
Saat ditemukan, kondisinya sudah tidak bernyawa dan kedua tangannya terborgol ke belakang.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Tanggul Kayat, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat dicari rekan-rekannya karena sejak dini hari tidak dapat dihubungi.
Temuan jasad korban langsung ditindaklanjuti polisi dengan melakukan olah TKP.
Tim penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti, meminta keterangan saksi serta membawa jenazah ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. (Rahmat Fatahillah Ilham/VIVA/nsi)





Komentar (0)