15 Hari Sutrimo Sebelum Mati dengan Mulut Berbusa, Mulai Penggebekan Rumah Febrie Hingga Kamis Kelabu

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kematian Sutrimo yang merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) atau penjaga rumah Eks Jaksa Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dianggap janggal dan meninggalkan banyak pertanyaan.

Saat pihak Kepolisian langsung mengusut kasus kematian Sutrimo tersebut dengan dimulai dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu 26 Juli 2026.

BACA JUGA:Teka Teki Kasus Kematian Sutrimo Makin Misterius, Lampu Klinik Sempat Menyala Meski 5 Tahun Terbengkalai

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan olah TKP setelah menerima informasi terkait penemuan korban.

"Kita olah TKP tadi. Begitu dapet informasi, habis cek TKP, terus kita mencoba mencari informasi di sekitaran TKP, saksi, dan CCTV," katanya kepada awak media, Senin 27 Juli 2026.

Hingga saat ini penyidik juga masih fokus mengumpulkan keterangan dari para saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas yang diharapkan dapat mengungkap kronologi kejadian.

"Kita masih ngumpulin saksi-saksi, masih mencari CCTV," ujarnya.

BACA JUGA:Kematian Sutrimo Jadi Perhatian Komisi III DPR: Mulut Berbusa Indikasi Kuat Dugaan Keracunan!

Kejanggalan Kematian Sutrimo

Kejanggalan kematian Sutrimo ini memang bisa dibilang terlalu banyak meninggalkan pertanyaan. 

Dikutip dari akun Instagram @lensight.id, Sutrimo diduga merupakan orang kepercayaan yang tahu rahasia aset, brankas, dan lingkaran di balik rumah Febrie Adriansyah yang tiba-tiba meninggal dengan mulut berbusa, tanpa otopsi dan barang pribadi ditahan. 

Indikasi tersebut merupakan kejanggalan yang sulit disebut kebetulan. Akun tersebut pun memaparkan beberapa kejadian di 15 hari terakhir masa hidup dari Sutrimo.

Time Line Peristiwa

- 08 Juli 2026 (Penggerebekan)

Saat rumah Febrie Adrisansyah digerebek, Alm. Sutrimo berada di warkop. Atas saran rekannya, ia mengamankan diri ke Wangon, Banyumas. hanya dengan membawa HP & uang saku seadanya.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
IHSG Ditutup Melemah 0,17 Persen di Tengah Sorotan Mundurnya Gubernur BI
• 2 jam lalu
0
thumb
Kemasan Polos dan Larangan Bahan Tambahan Produk Tembakau Bakal Ciptakan Tsunami Ekonomi
• 17 menit lalu
0
thumb
Daya Motor Palopo Gelar Turnamen Domino di Luwu Timur, Ratusan Peserta Ramaikan Kompetisi
• 7 jam lalu
0
thumb
Mangrove Penting untuk Cegah Abrasi, Merawat Pesisir Jakarta Butuh Kolaborasi
• 5 jam lalu
0
thumb
Cerita Ketua RT soal Kematian Misterius Sutrimo: Ojek Lihat Orang Pingsan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.