Tender Offer INPS Sepi Peminat, Graha Inti Serap 5.000 Saham Publik

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Dari target maksimal 81,39 juta saham yang ditawarkan kepada pemegang saham publik, hanya 5.000 saham yang dilepas.

Tender Offer INPS Sepi Peminat, Graha Inti Serap 5.000 Saham Publik (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Graha Inti Guna Persada selaku pengendali baru PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) menuntaskan pelaksanaan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO).

Dari target maksimal 81,39 juta saham yang ditawarkan kepada pemegang saham publik, hanya 5.000 saham yang dilepas dalam aksi korporasi tersebut.

Baca Juga:
Saham INPS ARB di Papan FCA Usai Kena UMA, Green Power (LABA) Ikut Terkoreksi

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Senin (27/7/2026) penawaran tender wajib berlangsung pada 18 Juni hingga 17 Juli 2026. Adapun penyelesaian transaksi dilakukan pada 21 Juli 2026 dengan harga penawaran sebesar Rp552 per saham.

Dalam periode tersebut, hanya terdapat 5.000 saham yang dijual kepada PT Graha Inti Guna Persada. Dengan demikian, jumlah saham yang berhasil diserap hanya sekitar 0,006 persen dari total 81.387.000 saham.

Baca Juga:
Ringankan Beban Keuangan, Distributor BBM (INPS) Alihkan Utang ke Anak Usaha

Pasca penyelesaian MTO, kepemilikan PT Graha Inti Guna Persada di INPS meningkat tipis menjadi 568.623.000 saham atau setara 87,48 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh. 

Sebelum pelaksanaan MTO, perusahaan telah menguasai 568.618.000 saham atau sekitar 87,47 persen dari total saham beredar.

Manajemen INPS menyatakan penyelesaian MTO tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Sebelumnya, PT Graha Inti Guna Persada mengakuisisi 568.613.000 saham INPS pada 23 April 2026 dengan nilai Rp50,5 miliar.

Saham tersebut diambil alih dari tiga pengendali terdahulu yakni PT Surya Perkasa Sentosa, PT Sinar Ratu Sentosa, dan Eddy Purwanto Winata.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi soal Pemicu Bentrokan Dua Kelompok di Matraman Jakpus: Bukan Beli Nasi Uduk Tak Bayar
• 6 jam lalu
0
thumb
Menko Yusril soal Sayembara Begal: Penegakan Hukum Tugas Aparat
• 21 jam lalu
0
thumb
Mobil Tabrak Kerumuman Warga Lagi Pesta, 1 Tewas Seketika-17 Terluka
• 14 jam lalu
0
thumb
Masih Fokus Rapikan Data, BGN Belum Bahas Anggaran MBG untuk 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Komisi III Desak Pengeroyok Maling Ayam di Bali Dihukum Berat
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.