jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Periode 2024-2026 Putri Sukmaniara resmi mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon Ketua PP PMKRI Periode 2026-2028.
Deklarasi ini dilakukan Putri langsung dari lokasi Kongres Nasional ke-34 dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) ke-33 PMKRI di Kota Ruteng ibu kota Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
BACA JUGA: PP PMKRI Dorong Pemerintah dan Masyarakat Jaga Kondusivitas di Tengah Dinamika Sosial
"Dengan didasari kecintaan saya terhadap organisasi PMKRI, dengan memohon rahmat Tuhan dan restu para pendiri serta peserta Kongres dan MPA PMKRI, saya Putri Sukmaniara yang saat ini dipercaya menjadi Sekjen PP PMKRI menyatakan siap menjalankan perintah untuk mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI Periode 2026-2028," kata Putri, Senin (27/7/2026).
Deklarasi ini dilakukan setelah munculnya aspirasi, dukungan dan desakan dari kader PMKRI dari beberapa daerah. Mereka ada yang memiliki hak suara, namun ada pula yang tidak.
BACA JUGA: Sekjen PP PMKRI Dorong Evaluasi Tata Kelola Program MBG
Sebagai kader yang loyal terhadap organisasi, Putri merasa terpanggil untuk mengonsolidasikan suara-suara itu dalam bentuk komitmennya maju sebagai calon Ketua Presidium.
"Sebagai bentuk penghormatan saya atas suara-suara itu, saya coba meramu semua suara-suara itu dengan melakukan konsolidasi dukungan terhadap teman-teman cabang agar menjadi kekuatan bersama dalam memajukan PMKRI," ucap alumna Hubungan Intenasional, Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta ini.
BACA JUGA: Gereja Katolik dan Masa Depan PMKRI
Mantan Sekretaris Jenderal PMKRI Cabang Jakarta Pusat ini memandang PMKRI sebagai wadah kaderisasi, perjuangan, dan pembinaan memiliki peran strategis dalam melahirkan pemimpin yang berintegritas, kritis, dan berkomitmen pada keadilan sosial.
Dalam menghadapi dinamika dan tantangan bangsa, seperti ketimpangan akses pendidikan, maraknya disinformasi, berkurangnya partisipasi politik pemuda, serta urgensi isu keberlanjutan, maka PMKRI perlu memperkuat peran organisasi lewat kepemimpinan yang visioner dan mampu merespons kebutuhan kader dan masyarakat.
"Sebagai calon Ketua Presidium PP PMKRI, saya menilai penting sekali menegaskan komitmen pada tiga pilar utama yakni, penguatan kader (kapasitas dan spiritualitas), pengabdian sosial-keadilan (advokasi dan aksi nyata), serta modernisasi organisasi (digitalisasi dan tata kelola transparan).
Di momentum deklarasi ini juga, Putri berjanji bila terpilih menjadi Ketua Presidium PP PMKRI, akan bekerja sekuat tenaga membangun relasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan penerima program Beasiswa bagi kader-kader PMKRI, baik untuk jenjang S2 maupun untuk jenjang S3 agar kader-kader PMKRI dapat bersaing di tengah persaingan saat ini dan ke depannya.
"Kalau Kongres dan MPA mempercayakan saya sebagai Ketua Presidium, maka saya akan bekerja keras agar meningkatkan penerima program Beasiswa bagi kader-kader PMKRI, baik untuk jenjang S2 maupun untuk jenjang S3, agar kader-kader PMKRI yang memiliki kapasitas intelektual yang bisa bersaing,” tegas Putri.
Program-program konkret ini, lanjut Putri sangat dibutuhkan kader PMKRI saat ini. Sebab ada begitu banyak kader-kader PMKRI yang memiliki kemampuan secara akdemik namun sangat kesulitan dalam mengakses pembiayaan.
Selain itu, dia juga berkomitmen untuk meneruskan program-program positif Ketua Presidium Susan Florika Kandaimu, dan program-program jajaran pengurus PP PMKRI Periode 2024-2026, sehingga adanya kesinambungan dalam menjalankan roda organisasi PMKRI.
Untuk itu, Putri memohon doa sekaligus dukungan kader-kader PMKRI, terutama para delegasi Kongres dan MPA dari seluruh Indonesia, sehingga dapat mewujudkan program-program konkret untuk kepentingan Perhimpunan.(fri/jpnn)
Redaktur & Reporter : Friederich Batari





Komentar (0)