JAKARTA, DISWAY.ID - Kesaksian Ketua RT setempat, Imah, menjadi salah satu potongan informasi yang mengemuka di tengah masih bergulirnya penyelidikan terkait kematian Sutrimo.
Menurut pengakuannya, ia sempat menerima kabar dari seorang pengemudi ojek online mengenai adanya pria yang terkapar tak sadarkan diri di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Namun, karena menduga korban hanya mengalami pingsan biasa dan telah dibawa ke rumah sakit, ia tidak menaruh curiga terhadap kejadian tersebut.
Awalnya, Imah mendapatkan kabar dari salah seorang pengemudi ojek online yang melihat seseorang pria dalam kondisi terkapar tak sadarkan diri di depan klinik tersebut.
BACA JUGA:Intip Lokasi Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tak Sadarkan Diri dengan Mulut Berbusa
"Saya nggak tahu (kejadiannya). Tiba-tiba tukang ojek bilang ada orang pingsan. Ada orang pingsan di pinggir jalan sudah dibawa ke rumah sakit," ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu, 26 Juli 2026.
Imah tidak menggubris informasi tersebut lantaran tidak ada warganya yang melapor.
Ia menganggap kejadian itu hanya kecelakan 'biasa' antar sesama pengendara di jalan.
BACA JUGA:Kematian Sutrimo: Polisi Amankan Satu Unit Motor Mio hingga Sejumlah Dokumen dari TKP Klinik Mordent
Karena ia sudah mendengar korban dilarikan ke rumah sakit, Imah pun merasa lega. Sebab, pertolongan pertama pada kecelakaan telah dilakukan para pengendara.
"Ada orang pingsan di pinggir jalan, orang lewat, dibawa ke rumah sakit ya udah bener. Nggak ada yang lapor berarti bukan warga saya," ungkapnya.
"Jadi saya nggak terus mikirin lagi, saya pikir udah sembuh orangnya gitu saya pikir," sambung Imah.
Saat disinggung terkait situasi pada hari itu, Imah memilih irit bicara. Ia hanya bilang, mendapat kabar ada orang pingsan di pinggir jalan.
"Saya nggak tahu. Orang cuma informasi orang ojek ada orang pingsan gitu doang," jelasnya.
BACA JUGA:Kematian Sutrimo Dianggap Tak Wajar, Polisi Langsung Olah TKP di Mordent Klinik
Potret Klinik Mordent, TKP Diduga Sutrimo Tak Sadarkan Diri- 1
- 2
- »






Komentar (0)