Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mundur, Istana Buka Suara!

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID--  Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mundur dari jabatannya. Istana Kepresidenan secara resmi mengonfirmasi telah menerima surat pengunduran diri orang nomor satu di bank sentral tersebut per Minggu (26/7/2026).

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Senin (27/7/2026).

”Per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden,” tegas Mensesneg Prasetyo Hadi.

BACA JUGA:Breaking News! Perry Warjiyo Resmi Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Ambil Alih Sementara

Prasetyo mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto telah menerima pengunduran diri tersebut dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian panjang Perry dalam mengawal stabilitas moneter Indonesia. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keputusan mundur tersebut diambil Perry karena alasan kesehatan.

Guna menjaga stabilitas dan koordinasi kebijakan moneter dengan fiskal, posisi Gubernur BI sementara waktu bakal dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara (Plt).

Sesuai mekanisme UU Bank Indonesia dan UU P2SK, Presiden selanjutnya akan menunjuk calon pengganti definitif untuk diajukan ke DPR RI guna menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test.

BACA JUGA:AHY Siapkan Agenda 'Silaturahmi 360' Sambut HUT ke-25 Demokrat

Profil dan Rekam Jejak Perry Warjiyo

Mundurnya Perry Warjiyo menandai berakhirnya era kepemimpinan salah satu teknokrat moneter senior di Indonesia. Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 1959 ini dikenal memiliki rekam jejak panjang dan karier murni (career banker) di Bank Indonesia.

Pendidikan: Meraih gelar sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1982. Perry melanjutkan studi ke Iowa State University, Amerika Serikat, hingga meraih gelar Master (1989) dan Ph.D di bidang Ekonomi Internasional dan Moneter (1991).

Karier Berjenjang di BI: Memulai karier di BI sejak dekade 1980-an. Sebelum menduduki puncak kepemimpinan, ia menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk Kebijakan Moneter, Makroprudensial, dan Internasional, serta Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter.

BACA JUGA:Rp300 Triliun Hasil Efisiensi Anggaran, Prabowo: Dipakai untuk MBG dan Bangun 5.000 Jembatan

Deputi Gubernur (2013–2018): Dipercaya menjabat Deputi Gubernur BI sebelum akhirnya diusung menjadi orang nomor satu di bank sentral.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Geely Coolray Jajal Sirkuit Mandalika, Tunjukkan Handling & Performa Meyakinkan
• 3 jam lalu
0
thumb
Persebaya Vs Persija Masih Imbang 0-0, Ernando Ari Tampil Gemilang
• 18 jam lalu
0
thumb
Bandung Arts Festival Jadi Ruang Bertemu Seniman Nusantara dan Mancanegara
• 15 jam lalu
0
thumb
Membaca Identitas Koleksi Ilmiah: Peran DNA Barcoding
• 21 jam lalu
0
thumb
Hasto Sebut Kekuatan Akar Rumput Tidak Akan Pernah Bisa Dicabut oleh Kekuasaan
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.