5 Fakta Satpam Waduk Jatiluhur Tewas usai Tegur Aksi Vandalisme, Tangan Terborgol hingga Jasad Mengapung

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Satpam Waduk Jatiluhur ditemukan tewas pada Jumat, 24 Juli 2026 siang.

Diketahui, satpam tersebut tengah berjaga malam di objek vital Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Sebelum meninggal, satpam itu diduga sempat cekcok dengan sekelompok pemuda yang akan melakukan vandalisme di sekitar area waduk.

Berikut fakta-fakta tewasnya satpam Waduk Jatiluhur yang menghebohkan publik.

BACA JUGA:Sosok Satpam Waduk Jatiluhur yang Tewas Terborgol, Diduga Sempat Tegur Aksi Vandalisme

5 Fakta Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur 1. Tangan terborgol

Ketika ditemukan, korban masih menggunakan seragam dinas lengkap.

Namun, kondisinya mengenaskan dengan tangan terborgol ke belakang.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Madu Purwantara mengaku pihaknya masih terus melakukan penyelidikan soal pemborgolan tersebut.

2. Kronologi tewasnya satpam

Korban yang terindentifikasi bernama Sumarna ini diketahui sedang menjalankan tugas piket malam di area waduk sebelum akhirnya ditemukan tidak bernyawa.

Dugaan kuat hal ini mengarah pada tindak pidana pembunuhan.

Adapun, peristiwa ini terungkap setelah rekan kerja korban curiga karena Sumarna hilang sejak pukul 03.00 WIB dini hari dan tak bisa dihubungi.

BACA JUGA:Pengakuan Satpam Tegur Mobil Alphard Terobos Lampu Merah di HI, Vicol Harefa: Saya Dihajar Habis-Habisan

3. Jasad mengapung

Pencarian Sumarna pun dilakukan oleh kepala satpam dibantu dengan warga sekitar waduk.

Lalu, jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di pinggir air sekitar pukul 11.00 WIB

4. Sempat cekcok dengan sekelompok pemuda

Menurut penuturan warga sekitar waduk, sang satpam diduga sempat terlibat cekcok dengan sekelompok pemuda yang diduga ingin melakukan vandalisme di kawasan objek vital tersebut.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dewa United perkenalkan Osmar Loss sebagai pelatih anyar
• 21 jam lalu
0
thumb
Kemendagri Nilai Dana Keistimewaan DIY Berkontribusi pada Pemberdayaan Masyarakat
• 17 jam lalu
0
thumb
Desakan Agar Tak Ada Perlakuan Istimewa untuk Febrie Adriansyah
• 10 jam lalu
0
thumb
MUI Sebut Umat Islam Kena Double Tax, Desak Pemerintah Ubah Skema Zakat dan Pajak
• 18 jam lalu
0
thumb
BPH Migas Apresiasi Sinergi Lintas Instansi Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Madiun
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.