Tiga Siswanya ke Madinah Belajar Alquran, Ramli Rahim Berharap Jadi Generasi Pelanjut

terkini.id
4 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Tiga siswa sekolah Ranu Harapan Islamic School (RHIS) mendapat kesempatan berangkat ke Madinah untuk mendalami Alquran.

Dewan Pembina Yayasan Ranu Prima, Muhammad Ramli Rahim pun berharap tiga peserta tersebut bisa kembali ke Indonesia dengan kemampuan berbahasa Arab yang fasih serta mampu memahami Al-Qur’an dengan baik tanpa harus bergantung pada terjemahan.

Harapan tersebut disampaikan MRR sebagai bentuk dukungan dan doa kepada para siswa yang sedang menimba ilmu di Kota Madinah.

“Mohon doa ta semua, semoga balik dari Madinah mereka sudah fasih berbahasa Arab dan bisa memahami Al-Qur’an secara baik dan benar tanpa harus diterjemahkan,” ujar MRR, sapaan Ramli Rahim.

Tiga peserta didik yang mengikuti program tersebut adalah Muhammad Fayyaz Al Fath Mallempu Ramli (SMP), Muhammad Fayyaz Al Faid Mallempu Ramli (SMP), dan Muhammad Fatih Diyaulhaq (SMA).

Mereka dijadwalkan mengikuti pembelajaran intensif selama satu bulan di Madinah.

Menurut MRR, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Arab dan pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas keilmuan dan kepemimpinan.

Ia berharap, setelah menyelesaikan program di Madinah, ketiga siswa tersebut dapat menjadi pelopor bagi peserta didik RHIS lainnya.

Ke depan, mereka diharapkan mampu membimbing dan memimpin adik-adik kelasnya untuk mengikuti jejak belajar di Madinah, sehingga semakin banyak generasi RHIS yang memiliki kompetensi bahasa Arab dan pemahaman Al-Qur’an yang kuat.

Program pembelajaran di Madinah ini menjadi salah satu langkah Yayasan Ranu Prima dalam memperkuat pendidikan berbasis Al-Qur’an dan bahasa Arab, sekaligus membuka peluang bagi peserta didik RHIS untuk memperoleh pengalaman belajar langsung di salah satu pusat peradaban Islam dunia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
10 WN China di Jakut Ditangkap Imigrasi Gara-gara Kerja Jadi Kuli Bangunan
• 12 jam lalu
0
thumb
Khofifah Lepas 45 Kontingen LKS Nasional 2026, Optimistis Jatim Raih Juara Umum Keempat Kalinya
• 19 jam lalu
0
thumb
Mendagri Tito Tak Ingin Lulusan IPDN Langsung Pulang ke Daerah Asal, Minta "Muter" Indonesia Dulu
• 19 menit lalu
0
thumb
Standard Chartered Genjot Bisnis Pembiayaan Korporasi dan Pasar Utang
• 17 jam lalu
0
thumb
Peringatan Darurat Iran! Bakal Berondong Rudal ke Negara Sekutu AS, Ini Kata Peneliti IPSI & Dosen H
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.