Dedi Mulyadi Beri Hadiah untuk Penangkap Begal, Yusril: Bakal Lama Tunggu Proses Pengadilan

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra merespons gagasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengenai pemberian hadiah kepada penangkap begal, apabila pelaku terbukti melakukan pembegalan,

Yusril menilai, pelaksanaannya tidak sesederhana yang dibayangkan.

Sebab, pembuktian seseorang bersalah melakukan tindak pidana merupakan kewenangan pengadilan, bukan masyarakat maupun aparat penegak hukum.

"Yang berwenang menyatakan seseorang terbukti bersalah hanyalah hakim melalui putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap," ujar Yusril kepada Kompas.com, Minggu (26/7/2026).

Baca juga: Sayembara Tangkap Begal Picu Warga Bandung Turun ke Jalan, Polisi Apresiasi tapi Ingatkan Risiko Aksi Mandiri

Yusril menjelaskan, proses hukum tersebut membutuhkan waktu relatif lama, karena harus menunggu putusan pengadilan yang berkeuatan hukum tetap.

Walhasil, kata dia, bisa saja orang yang menangkap pelaku begal malah kecewa karena hadiahnya harus menunggu proses pengadilan terlebih dahulu.

"Bisa saja nanti penangkap begal kecewa karena hadiah yang dijanjikan tak kunjung diberikan, sebab masih harus menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, bahkan sampai Mahkamah Agung. Karena itu, penegakan hukum harus diserahkan kepada aparat penegak hukum melalui mekanisme yang diatur undang-undang," tuturnya.

Baca juga: Sayembara Tangkap Begal Dikritik, Dedi Mulyadi: Justru Mencegah Main Hakim Sendiri

Oleh karena itu, Yusril meminta Polda Jawa Barat Jabar) meningkatkan patroli keamanan di kawasan-kawasan yang selama ini ditengarai rawan aksi pembegalan.

Yusril menegaskan bahwa peningkatan patroli merupakan bagian dari tugas utama Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus menegakkan hukum.

"Saya meminta Polri, khususnya Polda Jawa Barat, meningkatkan patroli keamanan, terutama di kawasan-kawasan yang ditengarai banyak terjadi aksi pembegalan yang menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Peningkatan patroli itu penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban, melindungi masyarakat, serta menegakkan hukum," jelas Yusril.

Baca juga: Yusril: Lapor Polisi Bila Ada Begal, Jangan Main Hakim Sendiri

Selain meningkatkan patroli, Yusril meminta Polri memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan pembegalan serta tata cara melaporkan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.

Dia berpendapat, masyarakat perlu diajak berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan, tetapi tetap dalam koridor hukum.

Polri juga perlu mengajarkan masyarakat bagaimana mencegah pembegalan dan bagaimana melaporkan apabila terjadi atau diduga akan terjadi tindak pidana.

Dengan demikian, masyarakat tidak terdorong melakukan tindakan main hakim sendiri.

"Menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama, tetapi penegakan hukum tetap harus dilakukan oleh aparat yang berwenang," tegasnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Yusril: Sayembara Tangkap Begal dari Dedi Mulyadi Berisiko Main Hakim Sendiri


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Nasib 3 Anggota Polda Jabar Diduga Intimidasi Satpam di Bundaran HI, Diproses Kode Etik
• 20 jam lalu
0
thumb
Satpol PP Gresik Sisir Kafe Tengah Malam, 50 Orang Dites Narkoba-HIV
• 3 jam lalu
0
thumb
Jelang Muktamar, Cak Imin: Bongkar Kalau Ada yang Pakai Uang, Murnikan Lagi NU
• 7 jam lalu
0
thumb
Menko Yusril: Deportasi Abdul Karim Tak Ganggu Hubungan RI-Palestina
• 10 jam lalu
0
thumb
Berkat Laporan Warga, Kementerian Kehutanan Bongkar Tambang Emas Ilegal di Hutan Sulawesi
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.