Lupa Pakai Sunblock Saat Liburan? Ini 4 Cara Efektif Meredakan Kulit Terbakar Matahari

tabloidbintang.com
1 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Liburan ke pantai, pegunungan, atau destinasi wisata terbuka memang menjadi momen yang menyenangkan. Namun, paparan sinar matahari yang berlebihan tanpa perlindungan sunblock dapat menyebabkan kulit mengalami sunburn atau terbakar akibat sinar UV. Kondisi ini biasanya ditandai dengan kulit kemerahan, terasa perih, panas, hingga mengelupas.

Meski cukup mengganggu aktivitas, kulit yang terbakar sinar matahari dapat ditangani dengan langkah-langkah sederhana di rumah. Sejumlah pakar kesehatan kulit juga menyarankan perawatan yang tepat agar proses pemulihan berlangsung lebih cepat dan risiko iritasi dapat diminimalkan.

Dilansir dari Huffington Post, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan kulit yang terbakar sinar matahari.

1. Berendam dengan Air Dingin

Langkah pertama yang bisa dicoba adalah berendam menggunakan air dingin. Sensasi dingin dapat membantu menenangkan kulit yang terasa panas sekaligus mengurangi rasa nyeri akibat paparan sinar matahari.

Selama proses ini, sebaiknya hindari penggunaan sabun atau mandi di bawah shower dengan air yang terlalu deras karena dapat membuat kulit semakin kering. Sebagai alternatif, Anda dapat menambahkan sedikit baking soda ke dalam air rendaman untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

2. Oleskan Lotion Pelembap

Setelah selesai berendam, gunakan lotion pelembap untuk membantu mengembalikan kadar air pada kulit. Pilih produk yang mampu mempertahankan kelembapan sehingga kulit terasa lebih nyaman selama masa pemulihan.

Namun, hindari mengoleskan lotion pada bagian kulit yang mengalami lepuhan. Area tersebut sebaiknya dibiarkan sembuh secara alami agar tidak memicu iritasi tambahan.

3. Jangan Mengelupaskan Kulit yang Melepuh

Saat kulit mulai mengelupas atau muncul lepuhan, banyak orang tergoda untuk mengupasnya. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat meningkatkan risiko infeksi serta meninggalkan bekas luka permanen.

Biarkan kulit yang rusak pulih dengan sendirinya. Proses regenerasi alami tubuh merupakan cara terbaik untuk mempercepat penyembuhan tanpa menimbulkan komplikasi.

4. Perbanyak Konsumsi Air Putih

Kulit yang terbakar matahari dapat menyebabkan pembuluh darah melebar atau vasodilatasi sehingga tubuh kehilangan cairan lebih cepat.

Menurut Whitney Bowe, kondisi ini berisiko menyebabkan dehidrasi, tubuh terasa lemas, bahkan dapat berkembang menjadi heat stroke apabila tidak segera ditangani. Karena itu, memperbanyak konsumsi air putih atau air kelapa sangat dianjurkan untuk membantu mengembalikan cairan tubuh sekaligus mendukung proses pemulihan kulit.

Selain melakukan perawatan setelah kulit terbakar, langkah pencegahan tetap menjadi yang paling penting. Gunakan tabir surya dengan SPF yang sesuai, kenakan pakaian pelindung, dan batasi paparan sinar matahari terutama pada pukul 10.00 hingga 16.00 WIB ketika intensitas sinar UV sedang tinggi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AS Kenakan Tarif Baru 12,5 Persen, Sepertiga Ekspor Singapura Terdampak
• 20 jam lalu
0
thumb
Polda Jabar Patsuskan Tiga Anggota yang Langgar Kode Etik Intimidasi Satpam di Bundaran HI
• 19 jam lalu
0
thumb
Dishub DKI Bakal Tambah CCTV dan Pengeras Suara di Pelican Crossing
• 20 jam lalu
0
thumb
Mengapa Gen Z Sulit Mengucapkan "Tidak"?
• 11 jam lalu
0
thumb
Lowongan Kerja Bappeda DKI 2026, Pendaftaran Dibuka sampai 27 Juli
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.