Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah

rctiplus.com
11 jam lalu
Cover Berita
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa DicegahNasional | sindonews | Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:01Dengarkan Berita

Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang merupakan tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) Febrie Adriansyah resmi ditahan pada Jumat (24/7/2026) malam. Publik pun menyoroti Febrie yang tidak mengenakan rompi pakaian dan diborgol.

Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap menilai, hal itu menodai keberanian Tim 9 -yang menangani perkara Febrie-. "Tentu ini menjadi noda dalam keberanian Tim 9 untuk melakukan penahanan terhadap FA mantan Jampidsus," kata Yudi, Sabtu (25/7/2026).

Pihak Kejagung berdalih, dua hal tersebut tidak dikenakan Febrie lantaran terburu-buru sebab pemeriksaan selesai pada malam hari. Yudi menilai, alasan tersebut tidak masuk akal.

Baca Juga: Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot

Baca Juga:Misteri Kematian ASN Bangkalan, CCTV Rekam Sosok Pria Kemudikan Mobil Dinas Korban

"Namun ya tentu penjelasan bahwa ini terburu-buru dan sudah malam juga tidak masuk di akal juga, karena memang SOP penahanan itu di mana pun lembaga ya ketika ditahan ya harus make baju rompi, siapa pun itu," ujarnya. Yudi menilai wajar jika masyarakat menganggap hal tersebut menjadi keistimewaan bagi Febrie yang pernah menjabat posisi strategis di Korps Adhyaksa. "Bagi saya okelah, yang penting saat ini yang bersangkutan sudah dilakukan penahanan, namun persepsi publik bahwa ada keistimewaan tidak bisa dicegah gitu ya," ucapnya.

Ke depan, lanjut Yudi, Febrie harus selayaknya tahanan lain yang mengenakan rompi dan borgol saat pemeriksaan. "Sekarang tinggal ke depannya tentu harus ketika nanti diperiksa lagi dibawa ke Gedung Bundar untuk diperiksa ke kejaksaan harus sudah berompi dan juga diborgol seperti itu untuk menghapus apa yang terjadi malam ini."

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
AHY Luncurkan Garuda Finisher, Wadah Komunitas Lari Gen Z dan Milenial
• 1 jam lalu
0
thumb
Belanja Jasa EO Rp1,5 Miliar dari APBD Tanpa Spesifikasi, ULP Sebut Tanggung Jawab Ada di OPD
• 2 jam lalu
0
thumb
Mengapa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Tahan d Rutan KPK? Kejagung Ungkap soal Alasan Keamanan
• 23 jam lalu
0
thumb
Justin Hubner Dilarang Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, John Herdman Buka Suara
• 5 jam lalu
0
thumb
Imbau Tak Ada Sayembara Tangkap Begal, Yusril: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.