RS TNI-Polri Disiapkan Jadi Back up Cegah Pemaksaan Jamaah tak Istithaah Berangkat Haji  

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan rumah sakit (RS) TNI dan Polri sebagai penguat sistem penetapan istithaah kesehatan haji. Langkah ini dilakukan untuk mencegah adanya pemaksaan agar calon jamaah yang belum memenuhi syarat kesehatan tetap diberangkatkan ke Tanah Suci.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj RI, dr Dani Pramudya mengatakan, RS TNI maupun RS Polri bukan menjadi rujukan utama bagi seluruh calon jamaah haji berisiko tinggi. Menurut dia, rumah sakit daerah tetap menjadi pilihan pertama apabila memiliki kemampuan menangani pasien dengan risiko tinggi.

Baca Juga
  • Hadiri Kongres Umat Islam, Wamenko Polkam: Politik Bukan Jalan Kekayaan  
  • Belajar Skema Tax Rebate Zakat dari Malaysia, Peneliti: Indonesia Perlu Kajian Matang
  • Peran PBB dalam Konflik Palestina Dinilai Belum Optimal  

"Tidak juga. Kalau memang rumah sakit daerah bisa dan tegas menangani rujukan dengan risiko tinggi, bisa ditangani. Kalau memang jamaahnya lebih nyaman di RS TNI dan juga mungkin lebih lengkap, bisa juga di situ," ujar Dani saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (23/7/2026).

Menurut Dani, keterlibatan RS TNI dan Polri lebih ditujukan sebagai backup ketika muncul tekanan dari pihak-pihak tertentu yang menginginkan calon jamaah tetap berangkat meski tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Kami juga berupaya kenapa RS TNI dilibatkan bila ada upaya-upaya pemaksaan dari pihak-pihak yang ingin jamaahnya tetap berangkat walaupun istithaahnya tidak sesuai. Nah, kita minta RS TNI atau RS Polri sebagai backup," ucapnya.

Ia menjelaskan, Kemenhaj juga tengah menyiapkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Istithaah sebagai forum bersama untuk menentukan kelayakan kesehatan calon jamaah haji. Satgas tersebut akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sehingga keputusan tidak hanya berada di tangan satu institusi.

"Nanti akan ada Satgas seperti Satgas Covid. Di situ tempat berkumpulnya para pemangku kepentingan Satgas Istithaah," kata Dani.

Menurut dia, Satgas tersebut akan melibatkan Kantor Wilayah Kementerian Haji, kantor kementerian di daerah, dinas kesehatan, rumah sakit, hingga unsur TNI dan Polri. Melalui mekanisme tersebut, penetapan status istithaah calon jamaah diharapkan berlangsung lebih objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Di situ yang akan memutuskan jamaah tersebut bisa berangkat atau tidak," ujar Dani.

Sebelumnya, Perhimpunan Dokter Haji Indonesia (Perdokhi) mengusulkan penguatan sistem istithaah kesehatan haji melalui pendekatan International Classification of Functioning, Disability and Health (ICF-WHO). Pendekatan tersebut diharapkan melengkapi sistem yang selama ini lebih berorientasi pada diagnosis penyakit dengan penilaian kemampuan fungsional calon jamaah dalam menjalankan ibadah haji.

Kemenhaj saat ini masih mengkaji kemungkinan mengombinasikan standar istithaah yang diatur dalam peraturan menteri dengan pendekatan ICF-WHO. Menurut Dani, penilaian berbasis fungsi dapat menjadi pertimbangan tambahan dalam menentukan kesiapan seorang calon jamaah untuk menunaikan ibadah haji.

 

 

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
• 21 jam lalu
0
thumb
Ada Simbol Penolakan Prabowo Terhadap Gibran yang Lebih Keras dari Posisi Duduk
• 7 jam lalu
0
thumb
Zaskia Adya Mecca Nikmati Rutinitas Antar-Jemput Anak Sekolah Naik Motor
• 5 jam lalu
0
thumb
Arema FC Targetkan Juara di Piala Presiden 2026
• 17 jam lalu
0
thumb
LeBron James Resmi Gabung Philadelphia 76ers, Siap Buru Gelar NBA Terakhir
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.